Kunci Red Bull Racing Pagari Max Verstappen dari Spekulasi Kepindahan di F1
Red Bull tetap ingin pertahankan Max Verstappen dengan syarat tim harus menghadirkan mobil yang cepat dan kompetitif-verstappencom-instagram
HARIAN DISWAY- Red Bull Racing kembali menegaskan komitmenya untuk mempertahankan Max Verstappen di tengah spekulasi masa depannya di Formula 1. Kepala tim, Laurent Mekies menyebut tidak ada diskusi mengenai kepergian Verstappen selama tim mampu menghadirkan mobil yang kompetitif.
Dalam beberapa kesempatan, Verstappen menjadi salah satu pembalap paling vokal dalam mengkritikk regulasi baru F1. Ia bahkan menyebut perubahan tersebut sebagai sesuatu yang "anti-balap" dan membandingkannya dengan permainan aracde, yang menurutnya mengurangi esensi balapan sejati.
Kritik dari Verstappen memicu spekulasi luas bahwa ia bisa mempertimbangkan untuk meninggalkan F1 lebih cepat dari kontraknya. Meski demikian, Mekies berusaha meredam isu tersebut dengan menegaskan bahwa fokus utama tim bukanlah pasar pembalap.
Ia menyatakan bahwa prioritas utama saat ini adalah mengembalikan performa mobil ke level teratas. Baginya, selama Red Bull mampu memberikan mobil yang cepat, maka tidak ada alasan bagi Verstappen untuk pergi.
"Kami berpikir untuk mendapatkan mobil yang cepat, dan jika kami mendpatkan mobil yang cepat, tidak ada diskusi tentang apa yang akan dilakukann Max tahun depan, dan karenanya kami fokus pada hal itu," ujar Mekies.

Red Bull optimis dapat mempertahankan Max Verstappen hingga 2027 asalkan tim mampu menghadirkan mobil yang kompetitif di tengah kritik terhadap regulasi baru Formula 1-verstappencom-instagram
BACA JUGA:Red Bull Racing Hadapi Dilema RB22, Kencang di Lurus, Lemah di Tikungan
BACA JUGA:Max Verstappen Beri Sinyal Tinggalkan F1, Tak Puas Regulasi 2026
Di sisi lain, Verstappen telah menyampaikan pandangannya kepada FIA mengenai perubahan yang diperlukan dalam regulasi. Ia mendorong agar Formula 1 kembali mengedepankan kecepatan penuh dalam kualifikasi tanpa mengorbankan aspek hiburan dalam balapan.
Mekies menilai bahwa olahraga ini memiliki fleksibilitas untuk melakukan penyesuaian regulasi. Ia optimis bahwa perubahan yang tepat dapat mengembalikan daya tarik F1 sebagai ajang balap paling kompetitif di dunia.
Namun, tantangan nyata saat ini adalah performa di lintasan. Verstappen masih tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara dengan 12 poin, tertinggal jauh dari pemimpin klasemen Kimi Antonelli.
Tidak hanya itu, posisi Red Bull di klasemen konstruktor juga menjadi sorotan. Tim asal Austria tersebut kini berada di posisi keenam, bahkan tertinggal dari tim seperti Haas dan Alpine yang tampil lebih konsisten.
Dengan situasi seperti ini, tekanan terhadap tim semakin bessar untuk segera menemukan solusi. Jika tidak, spekulasi mengenai masa depan Verstappen bisa kembali menguat, terlebih ia dikenal sebagai pembalap yang sangat kompetitif dan tidak ingin berada terlalu lam di luar persaingan gelar.
BACA JUGA:Red Bull Akui Fokus Gelar 2025 Berdampak pada Performa F1 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: