Mendag Resmikan Pasar Modern di Gresik, dan Fasilitasi UMKM Ekspor melalui ECP
Mendag Busan, menyapa dua eksportir asal Sidoarjo, Jumat, 10 April 2026-Eko Setyawan-Harian Disway
SIDOARJO, HARIAN DISWAY - Belakangan, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso biasa disapa BUsan lawatan ke Jawa Timur. Salah satu agendanya adalah meresmikan Pasar Tematik Industri Sidayu, Gresik, pada Jumat, 10 April 2026.
Pasar rakyat bernuansa modern itu hasil revitalisasi dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kemendag 2025 senilai Rp25,8 miliar. Yang kini lebih tertata, nyaman, dan terintegrasi dengan ekosistem industri daerah.
Dan ditargetkan dapat meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal dan mendorong perputaran ekonomi kawasan.
Setelah bertolak dari Gresik, Mendag Busan -sapaan akrab Budi Santoso- mampir ke Sidoarjo. Ia menyapa dua pelaku UMKM alumni Export Coaching Program (ECP).
BACA JUGA:Pasar Rakyat Sidayu Dibuka Lagi, Kini Jadi Pasar Wisata Bernuansa Cagar Budaya
BACA JUGA:Mentan Dukung Inovasi Pakan Ayam Probiotik IPB, Siap Ajukan ke Presiden
Di Sidoarjo itulah, Mendag Busan menunjukkan komitmen kementerian mendorong pelaku UMKM naik kelas. Hingga mampu menembus pasar global.
Misalnya, kesuksesan yang tengah dicapai oleh CV Berkah Pangan Nusantara. Produsen tepung bumbu siap pakai itu bakal meng-ekspor produknya ke Nigeria. Itu, usai berhasil menjalin kontrak dengan buyer melalui partisipasi Trade Expo Indonesia (TEI) dan ECP.
Lalu, ada PT Andara Cantika Indonesia. Yang telah berhasil menembus pasar ekspor ke Brunei Darussalam dan Singapura. Produsen parfum dan perawatan kulit itu terus bergerak, mengembangkan ekspansi pasar lebih luas.
Mendag Busan, menegaskan bahwa kesuksesan mereka menjadikan bukti program pemerintah tepat sasaran. "Melalui ECP, pelaku usaha tak hanya dibekali pemahaman teknis ekspor, tapi juga difasilitasi akses pasar, promosi internasional, serta dipertemuankan langsung dengan buyer potensial," terang Mendag Busan.
BACA JUGA:Pemerintah Ungkap Arab Saudi Tak Terbitkan Visa Haji Furoda 2026
BACA JUGA:Antrean Haji Dipangkas Jadi 26 Tahun, Dahnil: Sistem Keuangan Ikut Dibenahi
Selain melalui ECP, Kemendag juga konsisten menjalankan Program UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor). Pelaku UMKM bakal difasilitasi untuk mengikuti business matching secara rutin.
Di mana, prosesnya meliputi presentasi produk ke Perwakilan Perdagangan di negara tujuan, pencarian buyer potensial, hingga pertemuan lanjutan dengan calon buyer yang difasilitasi secara daring.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: