Soul Empower: Kartini Edition, Gelang Manik-Manik Jadi Ajang Self-Healing dan Asah Kreativitas
Soul Empower Kartini Edition ajak peserta bikin gelang manik-manik pada 19 April 2026. - Ilmi Bening - Harian Disway
SURABAYA, HARIAN DISWAY - Manik-manik beraneka warna menyambut para peserta Soul Empower: Kartini Edition di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) pada Minggu, 19 April 2026. Hari itu, mereka akan bersama-sama merangkai Manik-manik itu menjadi gelang.
Mahasiswa semester 6 Ilmu Komunikasi UKWMS menyelenggarakan kegiatan tersebut untuk melengkapi Ujian Tengah Semester (UTS) mata kuliah Hubungan Komunitas dan Pemasaran.
Begitu duduk di meja masing-masing, para peserta yang seluruhnya perempuan langsung asyik menghadapi manik-manik dan senar. Usia peserta beragam, ada yang tua dan muda.
Selain mengasah kreativitas, merangkai manik-manik hari itu juga berfungsi sebagai terapi self-healing. Sembari merangkai, para peserta mengurai beban pikiran dan sejenak menjauhkan diri dari rutinitas.
BACA JUGA:UKWMS Angkat Kopi Desa Kucur Jadi Produk Premium Bertaraf Nasional

PESERTA asyik memilih manik-manik aneka warna di atas meja pada Minggu, 19 April 2026. -Ilmi Bening-Harian Disway
"Kami berharap, selain menuntaskan penilaian UTS, wanita yang pada era modern menghadapi banyak tekanan internal maupun eksternal, bisa menemukan kembali kekuatan internal mereka dan mengelola stres," jelas Marisa Aulia Hardianti, ketua pelaksana Soul Empower: Kartini Edition.
Sebelum merangkai gelang, aktivitas diawali dengan yoga. Acara berlangsung mulai pukul 07.00 WIB di Poolside, Java Paragon Hotel & Residence Surabaya.
Beberapa peserta Soul Empower: Kartini Edition tampak kesulitan memasukkan manik-manik. Namun, dukungan dari sesama teman serta pepohonan yang meneduhi lokasi, membuat mereka tetap bersemangat.
Di sisi lain, salah satu peserta terlihat sangat lancar membuat gelang dari manik-manik. Dalam hitungan menit, senar sudah terisi penuh. Sayangnya, manik-manik tiba-tiba berjatuhan dan sontak terlepas semua dari senarnya.
BACA JUGA:KOMINDO UKWMS Gelar Training of Trainers, Ajak Gen Z Kritis Gunakan AI
BACA JUGA:Workshop Psikologi UKWMS Hadirkan Profesor Italia, Bahas Strategi Cegah Pedofilia!
"Yahh… jatuh," ucap peserta itu dengan ekspresi kesal. Kendati demikian, dia tidak putus asa. Disemangati teman-temannya, dia kembali merangkai gelang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: