Aksi Robot Operasi Lutut dan Balon Lambung Curi Perhatian dalam Launching Medical Tourism
Stan rumah sakit dalam launching medical tourism di Halaman Balai Kota Surabaya. - Chalid Syamy - Harian Disway
BACA JUGA:Susanto, Dokter Gadungan RS PHC, Dituntut 4 Tahun Penjara
RS Siloam Surabaya juga memamerkan inovasinya dalam pameran tersebut. Salah satu programnya adalah robotic knee surgery. Keterlibatan robot mempermudah prosedur operasi dan menjadikannya lebih akurat.
"Robot dapat mendeteksi kemiringan hingga 0,1 derajat. Hal ini memastikan pemotongan tulang sangat spesifik sesuai kebutuhan pasien sehingga garis antara panggul sampai pergelangan kaki tetap bisa lurus sempurna setelah operasi," jelas Gisela Natalia, head of marketing Siloam Hospital Surabaya.
Meski begitu, operasi dipandu dengan dokter supaya mampu mencegah kesalahan dalam operasi. Robot hanya berfungsi sebagai asisten.
Teknologi tersebut umumnya digunakan untuk pasien lansia yang terdiagnosa osteoarthritis atau pengapuran lutut yang tingkat keparahannya terletak pada derajat yang paling tinggi.
BACA JUGA:5 Rumah Sakit Wisata Medis Terbaik di Asia, dari Singapura hingga Rumah Sakit Jinshazhou Tiongkok
BACA JUGA:Membawa Harapan Pulang: IMWTE & IVF Festival 2025 Jadi Panggung Wisata Medis Indonesia
Medical Tourism di Halaman Balai Kota Surabaya hari itu memberikan perspektif baru kepada masyarakat bahwa teknologi dan kemampuan paramedis di ibu kota Jawa Timur bisa diadu dengan fasilitas di luar negeri.
Berobat tidak perlu sampai ke luar negeri, konsultasi medis pun bisa dilayani dengan baik tanpa perlu mengeluarkan biaya besar. Harapan untuk kesehatan yang lebih baik masih terus tumbuh. Medical Tourism menyalakan harapan tersebut. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: