Workshop Tin Case Decorating di Kartini Fest Unair Padukan Kreativitas, Organizing, dan Healing
Beberapa peserta workshop yang hadir, menunjukkan hasil karya buatan desain tin case mereka-Saffanah Indah Fitrizahrani-Harian Disway
Aktivitas itu juga dapat melatih kesabaran dan meningkatkan kesadaran diri (mindfulness). Proses menempel dan menyusun elemen secara perlahan menjadi bentuk latihan fokus yang sederhana.
BACA JUGA:Watercolor Workshop Pungkasi Creative Space 2026 di Universitas Ciputra Surabaya
“Itu melatih kami untuk jadi lebih telaten. Dari yang nggak sabaran jadi lebih pelan-pelan dan mindful,” ungkap Aqila.
Meski demikian, ia mengingatkan agar tidak terlalu menekan diri untuk menghasilkan karya yang sempurna.
“Jangan terlalu memberi pressure harus bagus. Yang penting bisa mengekspresikan diri dengan nyaman,” tambahnya.
Di balik tren terkait tin case dan acara workshop, terselip pesan penting tentang keberanian untuk berekspresi. Terutama bagi perempuan di era digital.
BACA JUGA:Industri Kreatif Universitas Ciputra Ajak Pelajar Eksplorasi Desain Material lewat Workshop Keramik
Dinka menekankan bahwa kepercayaan diri bisa dibangun dari hal-hal kecil. Termasuk dari apa yang kita konsumsi sehari-hari di media sosial.
“Mulai dari yang paling dekat. Seperti mengkurasi media sosial dengan hal-hal yang bisa membangun kepercayaan diri. Dari situ kita bisa lebih berani berkarya,” pesannya. (*)
*) Peserta Maganghub Kemnaker RI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: