Keunggulan 5-4 Belum Aman! PSG Pilih Jalur 'Nekat' Lawan Bayern Munchen demi Tiket Final Champions
Enrique minta PSG jadikan rivalitas Nadal-Federer inspirasi hadapi tekanan Bayern, tegaskan tim tetap akan tampil menyerang demi amankan tiket final UCL.--Getty Images
HARIAN DISWAY - Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, meminta timnya menjadikan tekanan besar jelang leg kedua semifinal Liga Champions sebagai sumber motivasi, bukan beban.
Ia bahkan mengambil inspirasi dari dunia tenis, khususnya rivalitas antara Rafael Nadal dan Roger Federer, untuk menggambarkan bagaimana menghadapi lawan kuat bisa mendorong performa ke level lebih tinggi.
PSG datang ke markas Bayern Munchen dengan modal kemenangan tipis 5-4 dari leg pertama yang berlangsung sangat dramatis. Laga di Paris tersebut dipenuhi aksi menyerang dari kedua tim, dengan sembilan gol tercipta dalam duel terbuka.
Meski Bayern tampil dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, PSG mampu tampil lebih efektif. Kontribusi besar datang dari pemain-pemain depan mereka, yang berhasil memaksimalkan peluang menjadi gol.
BACA JUGA:Habis Pecundangi Bayern, PSG Dihantui Cedera Achraf Hakimi
BACA JUGA:Rekor yang Tercipta dalam Laga PSG vs Bayern Munchen, Gol Terbanyak di Era Liga Champions

Selebrasi Ousmane Dembele usai buat PSG unggul 5-2 atas Bayern Munchen dalam laga semifinal leg pertama Liga Champions 2025/2026, Rabu 29 April 2026-Alain Jocard-Getty Images
Luis Enrique menegaskan bahwa menghadapi tim sekelas Bayern seharusnya menjadi pemicu semangat tambahan. Ia ingin para pemainnya menikmati momen besar ini tanpa rasa takut.
"Besok kami akan bertanding di Munich dengan tekad untuk tampil lebih kompetitif dari sebelumnya. Rafa Nadal pernah mengatakan bahwa pada suatu titik dalam kariernya, pertandingannya melawan Federer dan Djokovic menjadi motivasi baginya,” ujar Enrique.
“Itulah yang kami inginkan; kami memang mengagumi Bayern, tetapi hal itu juga menjadi motivasi bagi kami untuk menjadi lebih baik. Besok kami akan berusaha mengalahkan tim yang bermain dengan luar biasa,” lanjut pelatih asal Spanyol tersebut.
BACA JUGA:PSG vs Bayern 5-4, Penalti Ousmane Dembele Picu Kemarahan Kompany
BACA JUGA:Prediksi Leg Kedua Liga Champions Bayern vs PSG: Luis Enrique Butuh 3 Gol
PSG Tetap Agresif, Tak Mau Hanya Bertahan
Meski membawa keunggulan agregat, PSG tidak berencana bermain defensif di leg kedua. Luis Enrique menegaskan bahwa keunggulan satu gol tidak cukup aman, terutama menghadapi tim sekuat Bayern.
Ia menginginkan pendekatan yang tetap berani dan menyerang, seperti yang telah mereka tunjukkan sepanjang musim ini, termasuk dalam laga tandang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber