AI sebagai Daya Perang
ILUSTRASI AI sebagai Daya Perang.-Arya/AI-Harian Disway -
TEMAN! Saya baru paham. Rupanya perang dagang chip, perang tanah jarang, perang cloud, semuanya bermuara ke satu titik. Sangat sederhana.
Kill Switch
Tombol yang wujudnya tidak kelihatan. Tidak bersuara. Tapi, klik! Bisa melumpuhkan satu negara dalam semalam.
Begini ceritanya.
Lapis Pertama: Magnet
Tahun 2027 nanti, Amerika Serikat (AS) punya aturan baru. Namanya susah diingat: DFARS 252.225-7052.
Intinya gampang: haram hukumnya ada magnet neodimium dari Tiongkok, Rusia, Iran, atau Korea Utara di dalam alat pertahanan militer. Sampai ke baut pemasok paling bawah.
Bersamaan dengan itu, NSA mewajibkan enkripsi baru.
BACA JUGA:Nestapa Kucing Perang
BACA JUGA:Iran: Perang dengan AS Kemungkinan Pecah Lagi
Namanya CNSA 2.0. Standarnya mutlak: harus anti-retas komputer kuantum. Dua aturan berbeda. Tapi engselnya sama.
Kenapa? Karena dua-duanya butuh rare earth. Tanah jarang.
Dan tanah jarang, Saudara, 90 persen lebih pabrik olahannya ada di Tiongkok. April 2025 lalu, Tiongkok sudah unjuk gigi.
Keluar Pengumuman Nomor 18. Tujuh keluarga tanah jarang jenis menengah-berat dikontrol ketat ekspornya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: