Tottenham Selamat dari Degradasi, Van de Ven Akui Spurs Sangat Memalukan

Tottenham Selamat dari Degradasi, Van de Ven Akui Spurs Sangat Memalukan

Micky van de Ven merasa lega Tottenham lolos dari degradasi usai tekuk Everton 1-0, meski ia menegaskan performa Spurs musim ini sangat memalukan.--Getty Images

HARIAN DISWAY - Tottenham Hotspur resmi terhindar dari degradasi. Itu setelah mereka mengalahkan Everton dengan skor 1-0 pada laga terakhir Premier League, Senin dini hari WIB, 24 Mei 2026.

Joao Palhinha menciptakan satu-satunya gol Spurs malam itu. Dengan tambahan 3 poin, Spurs finis di posisi 17 dengan 41 poin. Hanya unggul 2 angka atas West Ham, yang berada di ujung jurang degradasi.

Seandainya Spurs kalah, bisa dipastikan merekalah yang musim depan harus berstatus sebagai tim The Championship. Kasta kedua Liga Inggris.

Bek Spurs Micky Van de Ven tak sanggup mengungkapkan perasaan leganya. Namun di balik itu semua, pemain timnas Belanda tersebut mengungkapkan bahwa hal seperti itu memalukan bagi tim sekelas Tottenham.

BACA JUGA:Tottenham vs Everton 1-0, Palhinha Selamatkan Spurs dari Degradasi

BACA JUGA:Prediksi Skor Tottenham vs Everton: Penentuan Nasib Spurs di Liga Inggris

"Itu memalukan. Klub seperti Tottenham seharusnya tidak bermain untuk menghindari degradasi di laga terakhir musim," ucap Van de Ven ketika diwawancarai Sky Sports usai laga di Tottenham Hotspur Stadium, London, tersebut.

Van de Ven itu tidak menutupi rasa kecewanya terhadap perjalanan Spurs musim ini meski timnya akhirnya lolos dari ancaman turun kasta. Menurutnya, Tottenham memiliki kualitas pemain yang terlalu bagus untuk berada dalam situasi seperti itu.


Selebrasi pemain Tottenham usai Joao Palhinha buka keunggulan bagi Spurs atas Everton dalam laga Premier League 2025/2026 matchday ke-38, Minggu 24 Mei 2026-Andrew Couldridge-Reuters

Van de Ven mengaku merasa sangat emosional setelah peluit panjang dibunyikan. Ia menyebut musim ini sangat berat, baik bagi tim maupun dirinya secara pribadi.

"Saya memainkan hampir semua pertandingan dan menjalani musim yang sulit. Setelah peluit akhir berbunyi, saya benar-benar lega," ujarnya.

BACA JUGA:Chelsea vs Tottenham 2-1: The Blues Akhiri Paceklik Kemenangan

BACA JUGA:Barcelona Incar 5 Pemain Tottenham, Manfaatkan Ancaman Degradasi Spurs

Pemain berusia 25 tahun itu juga memberikan pujian besar kepada para pendukung Tottenham yang terus mendukung tim di tengah musim yang penuh tekanan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber