Workshop Aksara Jawa di MBAF 2026, Peserta Diajak Belajar dan Praktik Langsung
Menulis Aksara Jawa butuh latihan dan praktik dalam keseharian, tidak cukup hanya dengan pelajaran singkat di sekolah. -- Mbangunredjo Art Festival (MBAF)
“Ada pelajaran bahasa Jawa yang hanya diajarkan sesuai kebutuhan. Dan diserahkan pelaksanaannya pada sekolah. Sehingga tidak semua sekolah memilih dan mempunyai jam pelajaran yang cukup. Bahkan, durasi pembelajarannya hanya satu jam,” keluhnya.
Menurutnya, ada banyak cara yang bisa dilakukan agar bisa meningkatkan pembelajaran bahasa Jawa.
Contohnya seperti dengan menyusun pembelajaran strategis. Yakni dengan memperkenalkannya secara masif di sekolah-sekolah. Juga dengan memanfaatkan inovasi teknologi.
BACA JUGA:Aksara Jawa Dipasang di Bagian Depan Balai Kota Surabaya, Instansi Lain Menyusul
BACA JUGA:Bangga! Mahasiswa Petra Peserta Program Bangkit 2023 Ciptakan Aplikasi Bahasa dan Aksara Jawa
Dalam keseharian, siswa bisa diajarkan lewat membaca tulisan nama kantor, toko, bangunan instansi, dan ruangan yang menggunakan aksara Jawa. Bisa juga dengan bermain gim penulisan aksara Jawa.
“Beberapa kelompok di Yogyakarta telah membuat kelas-kelas kecil penulisan aksara Jawa. Baik di tingkat kampung hingga eksekutif," ujarnya.
"Lalu mereka juga memperjuangkan agar Aksara Jawa bisa masuk di Google dan Windows. Sehingga bisa dibuatkan keyboard khusus. Layaknya keyboard Mandarin,” tambah pria yang juga hobi melukis itu.
Dengan adanya workshop aksara Jawa itu, Wiji ingin peserta dan masyarakat mengerti. Tentang betapa pentingnya melesarikan aksara Jawa. Seban, aksara tersebut merupakan pusaka budaya tak ternilai. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: