Sibuk Modeling untuk Memperkenalkan Musiknya, Xavier Trudeau Ingin Jadi Diri Sendiri
XAV menekuni dunia musik dan modeling tanpa membawa nama Trudeau yang merupakan nama besar sang ayah dan kakek.-The Brandon Gonez Show/YouTube-nowtoronto.com
HARIAN DISWAY - Menyandang nama belakang Trudeau membuat Xavier James Trudeau tidak nyaman. Ia selalu merasa dibayang-bayangi kebesaran sang ayah dan sang kakek.
Justin Trudeau dan Pierre Trudeau adalah politisi hebat Kanada. Dua-duanya, bahkan, sama-sama pernah menjabat perdana menteri (PM).
Pemuda 18 tahun itu punya tekad kuat untuk menjadi dirinya sendiri. Karena itu, ia tidak mengambil jalur yang sama dengan sang ayah dan sang kakek. Putri sulung Justin bersama mantan istrinya, Sophie Grégoire, itu memilih berkarier di dunia showbiz.
Xav, sapaannya, memilih menggunakan nama depannya saja selama merintis popularitas. Itu adalah cara yang ia pilih untuk meninggalkan bayang-bayang Trudeau.
BACA JUGA:Rayakan Haloween, Justin Trudeau Pakai Kostum Hiu Biru Katy Perry
BACA JUGA:Kanada Siap Lawan Tarif Baja AS, Trudeau Ancam Langkah Balasan
Terbeban Nama Trudeau
"Saya merasa tertekan," ujarnya dalam wawancara dengan GQ baru-baru ini. Sejak kecil akrab dengan dunia politik dan pemerintahan, Xav kagum pada ayah dan kakeknya. Terutama, karena mereka punya reputasi yang baik dan bisa membawa pengaruh dalam kehidupan banyak orang.
Namun, seiring berjalannya waktu, ia yakin bahwa politik bukanlah jalur yang tepat buatnya. Sering diajak sang ayah menghadiri forum penting, salah satunya KTT ASEAN ke-43 di Jakarta pada 2023, Xav sadar jalur yang ditekuni sang ayah dan sang kakek bukanlah jalurnya.
Kepada Brandon Gonez dalam siniar Brandon Gonez Show, ia mengaku tak mau menjalani rutinitas seperti sang ayah atau sang kakek.
"Sejak kecil, saya dikelilingi banyak sekali orang. Ada banyak sekali kunjungan resmi yang melibatkan pengawalan polisi dan lain sebagainya," ujarnya.
BACA JUGA:PM Kanada Justin Trudeau Puji Prabowo di Sela-Sela Forum APEC: Kepemimpinan Anda Luar Biasa
BACA JUGA:Prabowo Terima Telepon PM Kanada Justin Trudeau, Beri Selamat dan Bahas Kelanjutan Kerja Sama

RAIMUNDO LANGLOIS menjadi sarana Xav untuk memperkenalkan dirinya kepada dunia. Ia menjadi model produk denim New York tersebut.-Raimundo Langlois-aol.com
Ia mengeluhkan protokoler dan hal-hal formal yang mengikatnya sejak kecil itu. "Gila sekali. Selalu ada banyak orang di mana-mana. Anda tahu maksud saya kan," lanjutnya.
Keterkungkungan yang melekat pada jabatan itu membuat Xav tidak pernah bercita-cita untuk menjadi politikus. Ia merindukan dunianya sendiri yang lebih nyaman.
“Saya punya cara sendiri untuk menjadi berguna bagi banyak orang. Dengan cara dan gaya saya sendiri. Menjadi diri sendiri dan membangun reputasi saya sendiri adalah hal yang sangat penting dalam hidup saya,” paparnya lebih lanjut seperti dilansir People pada Minggu, 14 Juni 2026.
Pilih Musik dan Modeling
Dalam rangka mengaktualisasikan diri sebagai Xav, pemuda kelahiran Montreal itu tampil sebagai model dalam Ottawa Shawarma Fest. Ia juga adalah wajah untuk Raimundo Langlois.
BACA JUGA:PM Kanada Justin Trudeau Tiba di Jakarta Untuk Hadiri Rangkaian KTT-43 ASEAN
BACA JUGA:It’s Me, Hi! Justin Trudeau Minta Taylor Swift Gelar Konser di Kanada
Ini merupakan fashion brand independen asal New York. Menyasar anak muda, lini busana yang berfokus pada denim tersebut mendeskripsikan ulang gaya klasik Amerika dalam masyarakat modern.
Sebagai model Raimundo Langlois, Xav memamerkan perut dengan pose yang seksi untuk campaign produk tersebut di seantero Kanada dan seluruh dunia.
Sebelum terjun ke dunia modeling, Xav lebih dulu merintis kariernya di belantika musik. Sejak lama, ia ingin dikenal sebagai musisi.
"Sebenarnya, musiklah yang menggiring saya memasuki dunia modeling. Dua dunia paralel itu yang kini menjadi kehidupan saya," ungkapnya. Menurut Xav, musik dan model bisa ia padukan menjadi sarana yang selaras untuk menjadi populer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: