Memahami Perlawanan terhadap Imunisasi (3)
ILUSTRASI Memahami Perlawanan terhadap Imunisasi (3).-Arya/AI-Harian Disway-
PENOLAKAN terhadap imunisasi juga terjadi karena alasan keenam. Yakni, keinginan untuk kembali ke alam. Semua yang tidak berasal dari alam tidak bisa diterima. Sesungguhnya alasan itu tidak konsisten karena di dunia modern makin banyak barang atau sesuatu yang ”tidak alami”.
Sebagian penolakan karena alasan agama memakai pula alasan kembali ke alam. Yang terakhir adalah pengaruh media sosial. Amplifikasi isu melalui penyebaran menggunakan jalur media sosial mencapai puncaknya saat ini.
Penyebaran yang cepat, menjangkau semua kalangan, dan berbiaya murah diikuti dengan kondisi bahwa kebenaran di media sosial itu relatif jarang diuji, pengirim dan penyebar pertama biasanya tidak lagi diketahui, dan dampak yang ditimbulkan bisa sangat merusak.
Masih ada dua lagi alasan penting yang di zaman dahulu tidak begitu menonjol, tetapi di abad ini menjadi sangat penting. Yang pertama menyangkut aspek ekonomi atau keuangan.
BACA JUGA:Memahami Perlawanan terhadap Imunisasi
BACA JUGA:Memahami Perlawanan terhadap Imunisasi (2)
Robert F. Kennedy Jr. (RFK) yang adalah salah seporang tokoh antivaksin garis keras di AS memimpin organisasi yang disebut Children’s Health Defense (dulu bernama World Mercury Project) dengan penerimaan donasi lebih dari 20 juta dolar per tahun.
Dua organisasi lain, Informed Consent Action Network (ICAN) dan America’s Frontline Doctors (AFLDS) menerima jumlah yang serupa dengan RFK di tahun 2022. Beberapa kelompok tersebut melakukan advokasi terstruktur, pembelaan, bantuan proses hukum, dan berbagai tindakan lain yang berhubungan dengan antivaksin.
Karena berbagai media sosial juga menghasilkan uang yang bahkan bisa sangat besar, banyak orang berusaha melakukan kegiatan antivaksin di jalur tersebut. Makin heboh situasi akan makin banyak uang yang didapat.
Cara itu juga menjadi salah satu yang sering ditemukan di Indonesia. Lembaga terstruktur, apalagi yang berbadan hukum, yang melakukan perlawanan terhadap program imunisasi belum ada di negeri kita.
BACA JUGA:Rasionalisasi Imunisasi bagi Tenaga Kesehatan
Yang kedua adalah keterlibatan tokoh ternama dan selebritas dalam kegiatan ini. Di AS banyak sekali artis dan orang terkenal yang secara jelas memosisikan diri mereka sebagai yang tidak menyetujui kegiatan imunisasi.
Nama-nama seperti Jim Carrey, Jessica Biel, Robert de Niro, Jenny McCarthy, Joe Rogan, dan Evangeline Lily adalah sedikit contoh. Di lain pihak, Novak Djokovic, Aaron Rodgers, Kyle Irving, dan Kelly Slater adalah beberapa nama atlet terkenal yang juga menolak imunisasi.
Peran para orang terkenal itu sangat besar, apalagi bagi generasi yang baru bertumbuh dan menjadikan mereka sebagai idola.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: