Bleaching dan Hidrogen Peroksida Bisa Merusak Rambut, Kenali Risikonya Sebelum Mewarnai
Mewarnai rambut bisa memberikan tampilan baru yang segar. Namun, waspada terkait bahan-bahan kimia yang justru merusak rambut.--Pinterest
Beberapa dampak yang paling sering muncul antara lain: rambut menjadi rapuh dari bagian dalam, kehilangan kelembapan alami, mudah mengembang atau kusut (frizzy), serta terasa lebih kasar saat disentuh.
Tak hanya rambut, kulit kepala juga dapat terkena dampak penggunaan bahan kimia tersebut. Terlebih paparan hidrogen peroksida dan amonia dalam kadar tinggi. Itu berpotensi menyebabkan iritasi, kulit kepala kering. Hingga meningkatnya sensitivitas.
Jika terjadi terus-menerus, kondisi tersebut dapat mengganggu fungsi alami pelindung kulit kepala. Yang berperan penting dalam menjaga pertumbuhan rambut tetap sehat.
BACA JUGA:Kegunaan Biotin dan Ketoconazole Dalam Sampo untuk Kesehatan Rambut
BACA JUGA:Bixie, Gaya Rambut Baru Zendaya yang Bikin Penampilannya Lebih Segar
Karena itu, para ahli menyarankan agar konsumen tidak hanya fokus pada hasil warna akhir. Tetapi juga memperhatikan kandungan bahan yang digunakan dalam produk pewarna rambut.
Pahami label komposisi. Itu dapat membantu menghindari bahan-bahan yang berpotensi menimbulkan kerusakan.
Seperti hidrogen peroksida, amonia, maupun PPD (para-phenylenediamine). Bahan-bahan tersebut dikenal sebagai salah satu pemicu reaksi alergi pada sebagian orang.
Seiring meningkatnya kesadaran konsumen, industri kecantikan juga mulai menghadirkan berbagai produk yang diklaim lebih ramah terhadap rambut dan kulit kepala.
BACA JUGA:Simple Tapi Manis! Aksesoris Rambut yang Bikin Look Valentine Makin Menawan
BACA JUGA:Bye Rambut Lepek! Tip Memilih 5 Vitamin Agar Rambut Tipis Tetap Bervolume
Sejumlah produk kini menggunakan formula berbahan herbal atau organik. Tanpa kandungan hidrogen peroksida, amonia, maupun PPD.

Hindari tergoda harga murah dan biasakan membaca label agar terhindar dari produk rambut berisiko.-istock-
Salah satu contohnya adalah pewarna rambut berbentuk gel. Mengandalkan bahan alami. Sebagai alternatif proses pewarnaan konvensional.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa menjaga kesehatan rambut tetap harus menjadi prioritas utama. Jangan hanya sekadar mengejar hasil warna yang instan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber