Christopher Nolan Ungkap Proses Syuting The Odyssey, Terinspirasi Oppenheimer
Christopher Nolan Ungkap Proses Syuting The Odyssey, Terinspirasi dari Oppenheimer-IMDb-Foto; Christopher Nolan dalam acara Oppenheime (2023))r
Ruth De Jong mengusulkan agar mata Cyclops ditempatkan secara vertikal di tengah wajahnya. "Kami tahu akan membutuhkan semua teknik yang ada, mulai dari animatronik, puppetry, hingga efek visual komputer," ungkapnya pada Associated Press.
"Namun yang paling penting adalah menemukan bagaimana karakter ini hidup, bergerak, dan memiliki kepribadian," ujar Nolan.
Untuk menemukan desain yang paling tepat, tim produksi bahkan melakukan berbagai eksperimen, termasuk memanipulasi foto wajah Nolan sendiri sebelum mengembangkan tampilan final sang monster.
BACA JUGA:Wow! Ternyata Segini Bayaran Christoper Nolan di Oppenheimer
BACA JUGA:Oscars 2024: Edan! Oppenheimer Borong 7 Piala Termasuk Film Terbaik, Ini Daftar Lengkapnya
Nolan menggandeng aktor Bill Irwin, kolaboratornya di Interstellar, untuk membantu menghidupkan Cyclops melalui perpaduan animatronik, puppetry, dan efek visual digital.
Ia juga mengaku banyak terinspirasi oleh Guillermo del Toro yang selalu memandang monster sebagai karakter dengan kehidupan batin, bukan sekadar makhluk yang menakutkan.
Direkam Sepenuhnya dengan Kamera IMAX

Sinopsis The Odyssey, epos perjalanan panjang Odysseus karya Christopher Nolan. Foto: Nolan (kiri) di lokasi syuting The Odyssey di laut lepas.-Universal -
The Odyssey menjadi film pertama Christopher Nolan yang seluruhnya direkam menggunakan kamera IMAX. Dalam wawancara bersama The Daily Show, ia mengungkapkan bahwa keinginan tersebut sebenarnya telah dimilikinya sejak masih remaja.
"Aku menelepon IMAX dan berkata, 'Kalau memang ada satu film yang layak direkam sepenuhnya dengan IMAX, maka film inilah.' Karena itu kami mencari cara agar kameranya bisa dibuat lebih senyap," kata Nolan.
Ia menjelaskan, kamera IMAX terlalu bising sehingga hanya digunakan untuk adegan aksi. Nah, khusus untuk The Odyssey, IMAX mengembangkan sistem baru yang mampu meredam bunyikamera. Sehingga dialog tetap bisa direkam secara langsung.
BACA JUGA:Oscars 2024: Edan! Oppenheimer Borong 7 Piala Termasuk Film Terbaik, Ini Daftar Lengkapnya
BACA JUGA:Tanpa Kejutan! Ini Daftar Lengkap Pemenang SAG Awards 2024, Oppenheimer Berjaya Lagi
Meski demikian, penggunaan kamera tersebut menghadirkan tantangan tersendiri. Nolan mengatakan setiap gulungan film hanya mampu merekam kurang dari tiga menit.
Proses syuting harus berkali-kali dihentikan untuk mengganti roll film sebelum melanjutkan adegan berikutnya. Namun, lewat karya itu, Christopher Nolan menunjukkan bahwa The Odyssey bukan sekadar adaptasi puisi klasik karya Homer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: ap