Somasi Tidak Dijawab, Keluarga Pasien Melaporkan Dugaan Malapraktik RSUD dr R. Soedarsono ke Polisi
Keluarga DLW pasien yang meninggal dunia pasca dioperasi di RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan melaporkan dugaan malapraktik ke Polres Pasuruan Kota-Lailiyah Rahmawati -
PASURUAN, HARIAN DISWAY – Kasus dugaan malapraktik yang menyeret RSUD dr R. Soedarsono Kota Pasuruan memasuki babak baru.
Keluarga Dewi Lestari Wardani (DLW), pasien yang meninggal dunia usai menjalani operasi patah tulang, resmi melaporkan kasus tersebut ke Polres Pasuruan Kota, Selasa, 4 Agustus 2026.
Langkah hukum tersebut ditempuh setelah keluarga mengaku belum menerima jawaban tertulis atas somasi yang sebelumnya dilayangkan kepada manajemen rumah sakit.
Kakak kandung korban, Muchammad Rizky Wardhani, didampingi Januar Wahyudi atau yang akrab disapa Om Bobb, serta orang tua asuh korban Ahmad Basuki Wibowo, mendatangi Polres Pasuruan Kota untuk menyampaikan laporan resmi.
"Laporan kami ke kepolisian karena tidak ada jawaban resmi dari RSUD dr R. Soedarsono atas somasi yang kami layangkan," ujar Januar.
Menurut Januar, laporan tersebut merupakan upaya keluarga untuk memperoleh keadilan atas meninggalnya DLW yang diduga berkaitan dengan kelalaian dalam tindakan medis.
Ia menyoroti kondisi korban sebelum operasi yang berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium memiliki kadar gula darah mencapai 389 mg/dL, namun tetap menjalani tindakan operasi.
"Dari laporan ini nanti bisa lanjut ke penyelidikan unsur kelalaian. Kami menyerahkan proses hukum ini ke kepolisian," lanjutnya.
BACA JUGA:Kemeriahan Hari Lanjut Usia di Kota Pasuruan, Mas Adi Pastikan Perhatian Pemkot untuk Lansia
Salah seorang anggota keluarga lainnya mengungkapkan bahwa hingga kini pihak manajemen RSUD dr R. Soedarsono belum pernah datang ke rumah duka untuk menemui keluarga secara langsung.
Menurutnya, pihak rumah sakit memang sempat mengundang keluarga dalam agenda mediasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: