Data Desil Banyak yang Tak Sesuai, BPS Diminta Perbaiki Data Desil dalam 2 Pekan
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, meminta Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan perbaikan data mengenai skema penentuan desil yang yang menimbulkan keresahan di masyarakat.-Disway/Anisha Aprilia -
JAKARTA, HARIAN DISWAY – Badan Pusat Statistik (BPS) diminta segera memperbaiki dan memutakhirkan data desil yang menjadi dasar penentuan penerima berbagai bantuan pemerintah.
DPR RI meminta proses sanggah desil yang diajukan masyarakat diselesaikan maksimal dalam waktu dua pekan.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengatakan, persoalan data desil menjadi salah satu pembahasan dalam rapat kerja tertutup bersama BPS di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 2 September 2026.
"Kami juga membahas terkait dengan desil yang menjadi perbincangan hangat di masyarakat hari ini. Kami menekankan bahwa BPS harus melakukan pemutakhiran data," katanya.
BACA JUGA:Ketika Angka Desil Membabi Buta, Hak Pendidikan Anak Dipertaruhkan
BACA JUGA:Cara Cek Desil DTSEN dengan NIK untuk Mengetahui Status Penerima Bansos
Pemutakhiran data penting dilakukan karena masih ditemukan masyarakat yang merasa posisi desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya.
Kondisi tersebut kemudian berdampak pada akses masyarakat terhadap sejumlah program bantuan pemerintah.
Komisi X DPR juga meminta BPS membuka secara jelas sumber data yang digunakan dalam menentukan desil.
Transparansi tersebut dinilai penting agar masyarakat mengetahui dasar penetapan desil sekaligus memiliki ruang untuk mengajukan keberatan apabila data yang digunakan tidak sesuai.
BACA JUGA:Masyarakat Bisa Ajukan Perubahan Desil! BPS Buka Kanal Pembaruan Data DTSEN
BACA JUGA:Warga Desil 9-10 Tak Boleh Pakai Pertalite, Bahlil Beberkan Kriterianya Begini!
Ia mengatakan banyak masyarakat saat ini ingin melakukan sanggah desil karena data yang tercatat dinilai tidak menggambarkan kondisi mereka yang sebenarnya.
"Karena banyak kebutuhan masyarakat kita yang tentunya berhubungan dengan desil, seperti bantuan-bantuan yang harusnya diterima, tetapi karena desilnya bermasalah akhirnya tidak diterima," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: