Kampus dan Dunia yang Berubah Cepat: Saatnya Perguruan Tinggi Berbenah

Kampus dan Dunia yang Berubah Cepat: Saatnya Perguruan Tinggi Berbenah

ILUSTRASI Kampus dan Dunia yang Berubah Cepat: Saatnya Perguruan Tinggi Berbenah.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Keempat, menumbuhkan budaya riset yang menghasilkan nilai tambah, tidak sekadar memenuhi kewajiban akademik, apalagi kewajiban administrasi, untuk mengejar tunjangan. Riset harus menjadi jalan lahirnya inovasi yang memberikan manfaat nyata.

Kelima, dan ini yang paling penting, menanamkan integritas, empati, dan tanggung jawab sosial sebagai inti pendidikan tinggi. Sebab, kecerdasan tanpa karakter dapat melahirkan profesional yang hebat, tetapi belum tentu melahirkan pemimpin yang dipercaya.

***

Memasuki bulan kemerdekaan, saya kira inilah saat yang tepat bagi seluruh perguruan tinggi untuk melakukan refleksi. Bukan refleksi yang dipenuhi rasa bersalah. Melainkan, refleksi yang dipenuhi keberanian untuk berubah.

Indonesia Emas 2045 memerlukan lebih banyak lulusan yang adaptif, berintegritas, kreatif, mampu berkolaborasi, dan memiliki keberanian untuk menciptakan masa depan, bukan sekadar menunggu masa depan datang.

Barangkali inilah makna terdalam pendidikan tinggi. Tidak hanya mengantarkan mahasiswa memperoleh gelar. Tetapi, juga mengantarkan mereka menjadi manusia yang siap memikul tanggung jawab zamannya. (*)

*) Ulul Albab adalah rektor Unitomo periode 2007–2012 dan ketua ICMI Jatim periode 2021–2026.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: