Saldo Simpeda Tembus Rp74,86 Triliun, Asbanda Dorong Transformasi Digital

Saldo Simpeda Tembus Rp74,86 Triliun, Asbanda Dorong Transformasi Digital

Malam Puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode XXXVII di Bengkulu, Jumat, 21 Agustus 2026-Asbanda-

BENGKULU, HARIAN DISWAY – Tabungan Simpeda milik Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia mencatat saldo sekitar Rp74,86 triliun hingga Juni 2026. Capaian tersebut mendorong Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (Asbanda) mempercepat transformasi Simpeda menjadi tabungan digital yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Ketua Umum Asbanda Agus H. Widodo mengatakan capaian hampir Rp75 triliun tersebut bukan sekadar menunjukkan besarnya dana yang dihimpun BPD. Angka tersebut mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap BPD di berbagai daerah.

“Rp75 triliun bukan sekadar angka di neraca. Di belakangnya terdapat kepercayaan masyarakat,” ujar Agus pada Malam Puncak Penarikan Undian Nasional Tabungan Simpeda Periode XXXVII di Bengkulu, Jumat, 21 Agustus 2026.

Dana yang dihimpun melalui Simpeda, dikelola secara prudent oleh BPD. Kemudian disalurkan melalui fungsi intermediasi kepada masyarakat, UMKM, serta dunia usaha.

BACA JUGA:Asbanda Tegaskan BPD Tak Minta Proteksi, Hanya Level Playing Field

BACA JUGA:Bank Jakarta dan ITB Perkuat Ekosistem Pendidikan dan Riset

Karena itu, tantangan Simpeda ke depan bukan hanya meningkatkan jumlah rekening dan saldo. Asbanda ingin produk tersebut semakin relevan dengan perubahan perilaku masyarakat yang membutuhkan layanan perbankan mudah, cepat, aman, dan terkoneksi dengan aktivitas sehari-hari.

Asbanda mendorong BPD meningkatkan pengalaman digital Simpeda serta memperluas pemanfaatannya untuk pembayaran, transfer, transaksi belanja, merchant, dan berbagai layanan finansial lainnya.

“Simpeda ke depan tidak cukup hanya menjadi tempat menabung. Kami ingin Simpeda semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat—semakin modern, semakin digital dan semakin mudah digunakan,” kata Agus.

Transformasi tersebut diharapkan memperkuat Simpeda sebagai sumber dana ritel yang sehat dan berkelanjutan bagi BPD untuk mendukung pembiayaan ekonomi daerah.

BACA JUGA:Bank Jakarta-Persija Naik Kelas, Dari Sponsorship Jadi Strategic Partnership

BACA JUGA:Bank Jakarta Siapkan 17 Talenta Digital, Gandeng Binus University Lewat ODP IT 2026

Simpeda merupakan produk bersama 27 BPD di Indonesia. Asbanda menilai jaringan tersebut menjadi kekuatan yang dapat dikembangkan lebih jauh. Setiap BPD memiliki kedekatan dan pemahaman terhadap karakter masyarakat di wilayahnya.

Agus mengatakan kekuatan lokal tersebut perlu semakin terkoneksi sehingga Simpeda dapat berkembang menjadi jaringan perbankan ritel berskala nasional dengan basis kekuatan daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: