Ulasan Unfinished Love karya Klissy Myring: Realita Cinta di Antara Takdir dan Pilihan
ILUSTRASI isi buku Unfinished Love karya Klissy Myring yang diluncurkan bulan lalu.-Gemini AI-
HARIAN DISWAY - Membuka halaman pertama novel ini, pembaca langsung diajak memasuki kehidupan Bali malam hari yang eksotis bak puisi. Deskripsi tentang latar novel tak ubahnya scene film yang memukau. Pertemuan empat mata di antara temaram lampu dan musik mengingatkan pembaca pada Eat, Pray, Love. Begitulah.
Unfinished Love adalah novel yang dituliskan berdasar kisah hidup penulisnya, Klissy Myring. Saya rasa, dia telah memilih jalan yang tepat untuk mengekspresikan cintanya. Menuliskan biografi dalam bentuk novel ternyata sangat menarik. Fakta dan pengalaman batinnya bisa dirasakan pula oleh pembaca.
Sebagian orang mengatakan bahwa biografi hanya layak ditulis oleh seorang raja atau tokoh penting. Atas pendapat itu, saya sepenuhnya tidak setuju. Setiap orang selalu memiliki sisi-sisi rahasia dan pengalaman menarik yang dapat menginspirasi pembaca. Tergantung bagaimana kisah itu diolah dan semenarik apa POV-nya.
Karena biografi Klissy dituliskan dalambentuk novel, maka dia bisa bebas menampilkan sang tokoh sebagai manusia biasa, bukan malaikat yang tanpa cacat cela. Penulis menghadirkan ketakutan, kegelisahan, kebodohan, kegagalan, dan kisah-kisah manusiawi lainnya dalam bukunya.
BACA JUGA:Joyce Carol Oates Bela Film The Odyssey, Kritik Pedas Ulasan Emily Wilson
BACA JUGA:Ulasan Film The Odyssey: Bagi Odysseus, Tempat Pulang itu Bernama Penelope
Terasa sekali dalam buku ini, bahwa Klissy menggunakan tulisannya sebagai terapi, upaya untuk healing dari luka yang dia derita. Kadang, narasinya jadi terasa terlalu personal. Namun, dengan menovelkan biografinya, Klissy juga sedang menjaga relasinya dengan orang-orang di sekitarnya, terutama anak, cucu, dan keluarga lainnya.

SAMPUL BUKU Unfinished Love yang berisi kisah hidup sang penulis. Autobiografi itu dituliskan dengan gaya novel.--Dokumentasi Padmedia Publisher
Kejujuran Seorang Penulis
Ada banyak cara untuk menceritakan cinta. Ada yang memilih mengenangnya sebagai bunga, atau laut yang misterius dan penuh gelombang, atau bahkan seperti perjalanan menuju rumah. Tetapi Klissy memilih cara yang jauh lebih berani. Dia menceritakan cinta dari tempat yang paling tidak romantis, dari balik jeruji penjara.
Malam pertama kali aku menemani Nick di lapas menjadi malam yang tidak akan pernah bisa kulupakan. Setelah berhari-hari diterpa keadaan yang membuat kami hampir tidak memiliki ruang untuk berbicara dengan tenang, malam itu aku datang membawa selimut, satu bantal, dan sisa tenaga yang masih kupunya. (hal 203)
Unfinished Love adalah novel kisah nyata kehidupan seorang perempuan yang perjalanan hidup membawanya dari Krian, Sidoarjo, menuju Bali. Takdir mempertemukannya dengan seorang lelaki asing bernama Nick, warga Inggris yang kelak menjadi suaminya.
BACA JUGA:Ulasan Film Wregas Bhanuteja Para Perasuk: Dihadirkan, tapi Tak Benar-Benar Dibicarakan
BACA JUGA:Ulasan Novel Anak Karya Witaru Emi, Kursi Berhantu dan Pesan Rahasia: Hantu itu Bernama Keserakahan
Dalam perjalanan rumah tangganya, Nick tersangkut kasus narkoba dan harus menjalani hukuman di penjara Bali. Pada saat itulah cinta Klissy diuji dengan cara yang barangkali tidak pernah dibayangkan siapa pun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: