Melawan Saat Ditangkap, DPO Senpi Ilegal Kotabumi Tewas Ditembak

Melawan Saat Ditangkap, DPO Senpi Ilegal Kotabumi Tewas Ditembak

Baku tembak sengit terjadi di Kotabumi, Lampung Utara. Pelaku DPO Popi Handika tewas ditembak usai melawan, sementara 3 anggota Polres Lampung Utara mengalami luka tembak dan sabetan.-CNN Indonesia -CNN Indonesiaa

HARIAN DISWAY - Baku tembak sengit terjadi di Kotabumi, Lampung Utara. Pelaku DPO Popi Handika tewas ditembak usai melawan, sementara 3 anggota Polres Lampung Utara mengalami luka tembak dan sabetan.


Baku tembak sengit terjadi di Kotabumi, Lampung Utara. Pelaku DPO Popi Handika tewas ditembak usai melawan, sementara 3 anggota Polres Lampung Utara mengalami luka tembak dan sabetan.-CNN Indonesia -CNN Indonesiaa

Baku tembak sengit terjadi di Kotabumi, Lampung Utara. Pelaku DPO Popi Handika tewas ditembak usai melawan, sementara 3 anggota Polres Lampung Utara mengalami luka tembak.

Insiden baku tembak sengit terjadi antara aparat kepolisian dan seorang buronan kasus narkoba serta senjata api ilegal di Kabupaten Lampung Utara, Lampung.

Peristiwa berdarah tersebut menewaskan seorang pelaku berinisial PHP, 30, dan menyebabkan tiga anggota Polres Lampung Utara mengalami luka-luka akibat tembakan.

Saat hendak ditangkap pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.45 WIB, pelaku sedang berada di lokasi bersama dua orang lainnya, salah satunya merupakan kakak kandungnya sendiri.

Petugas sebenarnya telah berupaya melakukan tindakan persuasif dengan memberikan peringatan agar pelaku menyerahkan diri secara kooperatif.

Petugas bahkan meminta bantuan sang kakak untuk membujuknya.

Namun, imbauan petugas diabaikan, Pelaku justru mengambil langkah mundur sembari mengarahkan senjata api rakitan jenis revolver ke arah petugas.

Pelaku melepaskan tiga tembakan beruntun ke arah polisi secara brutal. 

Untuk menghentikan ancaman keselamatan jiwanya, petugas terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur hingga terjadi kontak tembak di lokasi kejadian.

Pelaku akhirnya tersungkur dengan luka tembak di bagian dada kiri atas serta paha atas.

Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Maria Regina Kotabumi, pelaku dinyatakan meninggal dunia sebelum tiba di fasilitas medis.

Dari Tempat Kejadian Perkara (TKP), tim penyidik berhasil mengamankan sejumlah barang bukti penting. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: