Yamaha Bajak Jorge Martin dan Incar Otak Aprilia
Fabiano Sterlacchini (paling kanan), saat foto sesi pengenalan tim Aprilia Racing 2025 pada Januari 2025--Twitter Corsedimoto @corsedimoto
HARIAN DISWAY - Kekosongan yang ditinggalkan Fabio Quartararo justru menyulut agresi Yamaha di bursa transfer. Demi memutus derita sebagai armada terpelan di grid MotoGP 2026 dan menyambut era baru regulasi 2027, pabrikan Iwata tidak hanya membajak Jorge Martin dan Ai Ogura, tetapi juga melancarkan operasi rahasia untuk merebut otak mekanis di balik kebangkitan Aprilia, Fabiano Sterlacchini.
Langkah berani ini menegaskan bahwa pabrikan asal Jepang tersebut bersedia melakukan segalanya untuk merebut kembali tahta kejayaan MotoGP yang hilang.
Meskipun harus merelakan pembalap bintangnya, Fabio Quartararo, pindah ke Honda, Yamaha justru makin gencar melakukan investasi besar-besaran demi mengubah nasib.
Pabrikan asal Iwata ini sukses mengamankan tanda tangan Jorge Martin dari Aprilia, yang saat ini memimpin klasemen 2026, serta merekrut Ai Ogura dari tim satelit Trackhouse Aprilia. Duet pembalap baru ini dipastikan bakal memberi warna segar bagi Yamaha pada MotoGP 2027.
Tak berhenti di situ, paddock MotoGP kini dihebohkan oleh rumor pergerakan rahasia Yamaha yang berambisi bangkit menyambut perubahan regulasi 2027. Yamaha dikabarkan sedang gencar mendekati Fabiano Sterlacchini, sosok kunci di balik moncer-nya performa Aprilia saat ini.
BACA JUGA:Hasil MotoGP Aragon: Rookie Diogo Moreira Jinakkan Honda RC213V
BACA JUGA:Marquez Bidik Rekor 89 Kemenangan Valentino Rossi
Saat ini, Yamaha YZR-M1 bisa dibilang menjadi salah satu motor terpelan di grid MotoGP 2026. Para pembalap kerap mengeluhkan kurangnya tenaga motor sepanjang musim, hingga Quartararo pun kesulitan memaksimalkan potensinya.
Banyak pengamat meyakini keterpurukan ini tidak akan berlangsung selamanya. Namun, segalanya tetap bergantung pada kecepatan pengembangan motor, sektor yang selama beberapa tahun terakhir menjadi kelemahan utama Yamaha.
Kabar ketertarikan Yamaha terhadap Fabiano Sterlacchini diungkapkan langsung oleh mantan pembalap MotoGP, Marco Melandri.

Jack Miller, saat beraksi di GP Aragon 2026.--Twitter Yamaha Racing @YamahaRacingCom
"Saya mendengar rumor bahwa Fabiano Sterlacchini sedang didekati secara intensif oleh Yamaha," ujar Melandri melalui saluran YouTube Chiacchiere da Box.
"Yamaha bersedia melakukan apa saja untuk kembali menang. Langkah itu sudah seharusnya dilakukan, sebab terus-menerus berada di barisan belakang sangatlah kontraproduktif bagi nama besar mereka," lanjutnya.
Sterlacchini sendiri berhasil merevolusi Aprilia RS-GP sejak berlabuh dari KTM pada 2025. Pria asal Italia tersebut menyulap pabrikan Noale dari tim yang kesulitan menembus podium menjadi kandidat kuat juara dunia 2026.
BACA JUGA:Berkat Aero Radikal Aprilia, Marco Bezzecchi Pecahkan Rekor Laptime di GP Aragon
BACA JUGA:Luluh di Aragon, Jack Miller Sanjung Progres Handling Yamaha YZR-M1
Mantan insinyur Ducati Corse itu menerapkan filosofi teknis yang mendasar: setiap detail motor, termasuk sistem elektronik dan manajemen daya, harus terus ditingkatkan.
"Peningkatan pada sektor elektronik sangat krusial agar pembalap bisa memanfaatkan potensi tenaga motor secara lebih efisien," jelas Sterlacchini.
Sentuhan dingin Sterlacchini terbukti ampuh membimbing Marco Bezzecchi meraih tiga kemenangan beruntun di akhir musim 2025, yang dilanjutkan dengan dua kemenangan beruntun di awal musim 2026.
Hingga seri ke-13 di GP Aragon, Aprilia RS-GP tercatat telah mengoleksi tiga kemenangan Sprint dan empat kemenangan Grand Prix.
Secara finansial, Yamaha jelas memiliki kekuatan besar untuk mengungguli penawaran pabrikan Italia. Kehadiran Sterlacchini digadang-gadang bakal menjadi potongan puzzle terakhir untuk melengkapi jajaran teknisi top yang sudah dimiliki Yamaha, seperti Max Bartolini dan Marco Nicotra.
Faktor lokasi juga berpihak pada Yamaha. Jika dulu alasan Sterlacchini meninggalkan KTM pada 2024 adalah demi dekat dengan keluarga di Italia, maka kepindahan ke Yamaha bukan halangan. Pasalnya, markas pengembangan Yamaha MotoGP berlokasi di Lesmo, hanya berjarak 60 kilometer dari Milan.
Pertanyaannya kini: apakah Fabiano Sterlacchini bersedia meninggalkan proyek impiannya di Aprilia dalam waktu dekat? Patut kita nantikan kejutannya.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: