Sekolah Nasional Terintegrasi: Katalisator Pendidikan Bermutu

Sekolah Nasional Terintegrasi: Katalisator Pendidikan Bermutu

ILUSTRASI Sekolah Nasional Terintegrasi: Katalisator Pendidikan Bermutu.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Jumlah murid yang belajar di SNT juga dibatasi. Proses seleksi murid level SMP dan SMA yang diterima di SNT dilakukan dengan ketat. Hanya murid dengan talenta istimewa di bidang akademik dan nonakademik yang diterima. Anak-anak dengan kategori istimewa tentu berhak memperoleh layanan pendidikan terbaik. Hal itu dilakukan agar talenta anak-anak hebat berkembang dengan maksimal. 

Sekolah yang sudah ada justru memperoleh kesempatan untuk bermitra dengan SNT. Setidaknya ada lima peluang yang dapat ditawarkan SNT untuk sekolah sekitar. 

Pertama, SNT berpeluang menjadi laboratorium pembelajaran. Berbagai inovasi metode pembelajaran dan kurikulum yang dikembangkan SNT dapat diadopsi sekolah lain.

Kedua, peningkatan kompetensi guru secara berkelanjutan. Keberadaan guru-guru terbaik SNT dapat menjadi master teacher untuk pengembangan profesionalisme guru sekolah sekitar. 

Ketiga, fasilitas SNT dapat dimanfaatkan sekolah mitra. Sekolah sekitar diperbolehkan menggunakan fasilitas SNT sebagai tempat pembelajaran.  

Keempat, SNT berkewajiban untuk melakukan pengimbasan praktik baik. Diseminasi inovasi dan praktik baik SNT harus menyebar ke sekolah mitra. 

Kelima, SNT penting menjadi mitra untuk mewujudkan layanan pendidikan bermutu. Program kemitraan untuk sekolah di sekitar menjadi komitmen penyelenggaraan SNT.

Dengan mekanisme penyelenggaraan tersentral di bawah Kemendikdasmen, kehadiran SNT dipastikan menjadi katalisator terwujudnya layanan pendidikan bermutu di setiap daerah. Dinamika politik lokal dalam setiap momentum pilkada juga tidak akan mengganggu keberlanjutan SNT. (*)

*) Biyanto adalah staf Ahli Bidang Regulasi dan Hubungan Antarlembaga Kemendikdasmen dan guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: