BMKG Rilis Daftar 12 Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Hari Ini 4 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini 4 Oktober 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Hujan---magnific
JAKARTA, HARIAN DISWAY - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis daftar 12 wilayah provinsi di Indonesia yang diprakirakan berpotensi diguyur hujan lebat hingga sangat lebat hari ini, Minggu, 4 Oktober 2026.
Meskipun Monsun Australia dilaporkan menguat dan membuat 79,65 persen wilayah Indonesia masih didominasi kondisi kering berkategori curah hujan rendah, pembentukan awan hujan lokal terdeteksi meningkat tajam di sejumlah zona akibat aktivitas gelombang atmosfer Rossby dan Kelvin.
Pihak BMKG mengimbau masyarakat di wilayah rawan bencana hidrometeorologi basah untuk meningkatkan kewaspadaan dini.
Rangkaian anomali cuaca berupa perlambatan kecepatan, konvergensi, serta belokan angin di atas suhu muka laut yang hangat menjadi motor penggerak utama munculnya badai hujan lokal di tengah kepungan kemarau kering.
BACA JUGA:Pedoman Hari Santri 2026: PBNU Minta Diawali Ziarah, Bukan Sekadar Seremoni
BACA JUGA:Tarzzan ALLDAY PROJECT Gagal Crowd Surfing di Universitas Konkuk
"Interaksi faktor gelombang atmosfer dan kehangatan laut memicu hujan lebat secara lokal, meskipun secara umum penguatan Monsun Australia mendukung kondisi yang relatif lebih kering di Indonesia bagian selatan," tulis rilis data prakiraan cuaca siber BMKG di Jakarta.
Berdasarkan data monitoring siber iklim BMKG, wilayah Indonesia barat mendominasi daftar potensi hujan hari ini.
Tiga provinsi di pulau Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, serta satu provinsi di pulau Jawa, yaitu Jawa Barat, resmi dikunci dalam status waspada karena berpotensi dihantam hujan berintensitas lebat hingga sangat lebat yang dapat memicu banjir bandang dan tanah longsor.
Sementara itu, wilayah lain yang diprediksi ikut diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang meliputi Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Banten, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara.
BACA JUGA:Rating Pemain Brasil yang Sikat India 4-0, Estevao Bintangnya
BACA JUGA:Gaji Setara UMP Dikaji Bebas Pajak, Pemerintah Bahas Perubahan Batas PTKP
BMKG memaparkan bahwa suplai uap air di bagian selatan Indonesia saat ini memang ditekan oleh aliran angin timuran Monsun Australia, namun aktifnya Gelombang Rossby Ekuatorial di Sumatra serta Gelombang Kelvin di Sulawesi Utara dan Maluku Utara sukses menjebol pertahanan cuaca kering tersebut.
Di luar potensi guyuran air, BMKG juga mengeluarkan peringatan siber kedaruratan terkait ancaman angin kencang yang dipicu oleh kuatnya tekanan udara Monsun Australia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: