Ditemukan, Mayat Gadis Terikat di Kamar Kos Pinang Ranti, Jakarta Timur: TKP yang Aneh
ILUSTRASI Ditemukan, Mayat Gadis Terikat di Kamar Kos Pinang Ranti, Jakarta Timur: TKP yang Aneh.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Kasus pembunuhan gadis KDA, 19, misterius. Mayatnyi ditemukan membusuk, telanjang, serta kedua tangan dan kaki terikat, di kamar kos Pinang Ranti, Jakarta Timur. Padahal, dia bukan penghuni di situ. Dua hari sebelumnya ada Daniel, 30, yang hendak menyewa kamar tersebut, tetapi batal.
MISTERI kian pekat, justru polisi sudah menangkap dua pria, KDO, 22, dan ATW, 27, sebagai tersangka pembunuh KDA. Namun, polisi masih mencari Daniel yang hendak menyewa kamar kos tersebut dan batal.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap KDO dan ATW pada Kamis malam, 8 Oktober 2026, di dua lokasi berbeda. KDO di kawasan Cipinang Muara, Jakarta Timur. ATW di kawasan Jatiranggon, Kota Bekasi. Kedua tersangka masih diproses.
Polisi menyatakan, motifnya ekonomi. Keduanya membunuh korban demi merampas HP dan uang tunai Rp250.000 milik korban.
Polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain, tali rafia, kain lap, lakban, pisau, pakaian, ponsel, serta sepeda motor yang digunakan pelaku. Para tersangka dijerat Pasal 459 KUHP, pembunuhan berencana. Ancaman maksimal hukuman mati.
BACA JUGA:Gadis Wajah Innocent Lakukan Pembunuhan Brutal di Gresik: Mitos Sosok Polos
BACA JUGA:Pembunuhan Dua Gadis Bersaudara di Banyuasin Diungkap: Terkait Restu Ortu
Kronologinya diungkapkan saksi pemilik tempat kos, Sundiyah, kepada wartawan, demikian:
Sundiyah pemilik tempat kos di Jalan Asem Nirbaya, Blok A Nomor 70 H, Kelurahan Pinang Ranti, Jakarta Timur. Ada beberapa kamar kos di situ yang disewakan dan berpenghuni.
Selasa, 6 Oktober 2026, sekitar pukul 12.00 WIB, Sundiyah didatangi seorang pemuda yang mengaku bernama Daniel. Daniel mengenalkan diri bekerja di tempat cuci mobil di depan Asrama Haji Pondok Gede, Kelurahan Pinang Ranti, Jakarta Timur.
Sundiyah: ”Laki-laki yang mengaku bernama Daniel ini mengatakan ingin kos di tempat saya ini. Saya katakan, ada satu kamar yang kosong. Terus, ia menyatakan mau menyewa kamar itu. Saya sebutkan tarifnya.”
Daniel mengatakan, karena saat itu masih istirahat kerja, ia mengatakan akan kembali ke situ sekitar pukul 17.00 untuk membayar kontan sekaligus menyerahkan KTP sebagai syarat penghuni yang kos.
BACA JUGA:Pembunuhan Gadis 11 Tahun di Merauke Diungkap Polisi: Pelaku Tidak Sabar
BACA JUGA:Perhatian Masyarakat di Kasus Pembunuhan Gadis di Nabire: Dilema Penjahat Anak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: