Perjanjian dengan Setan
ILUSTRASI Perjanjian dengan Setan.-MAULANA PAMUJI GUSTI-HARIAN DISWAY-
Ia harus terlihat dalam keputusan, keberanian menegakkan aturan, dan kesediaan menerima konsekuensi dari pilihannya sendiri.
Dalam konteks ini, posisi Gibran Rakabuming Raka menjadi simbol penting sekaligus persoalan konstitusional yang harus dihitung oleh Prabowo dengan cermat. Sebagai wakil presiden, Gibran memiliki kedudukan yang diatur oleh konstitusi. Ia tidak dapat diperlakukan semata-mata sebagai alat untuk mengakhiri pengaruh politik Jokowi.
Demikian pula, pemakzulan bukanlah instrumen yang dapat dijalankan hanya karena seorang presiden ingin melepaskan diri dari bayang-bayang pendahulunya. Proses tersebut harus bertumpu pada alasan konstitusional, bukti yang relevan, dan mekanisme hukum yang berlaku.
Persoalan riil bukan apakah Prabowo berani meninggalkan Gibran demi membuktikan kemandiriannya. Persoalannya adalah apakah ia bersedia membiarkan konstitusi bekerja tanpa intervensi politik, siapa pun yang diuntungkan atau dirugikan oleh proses tersebut.
Jika terdapat dugaan pelanggaran yang memenuhi dasar konstitusional untuk pemakzulan, prosesnya harus berjalan melalui mekanisme yang sah. Sebaliknya, jika dasar tersebut tidak terpenuhi, pemakzulan tidak boleh dijadikan alat untuk menyelesaikan persaingan kekuasaan.
Di sinilah kepemimpinan Prabowo diuji. Bukan pada keberanian mempertontonkan permusuhan terhadap Jokowi, melainkan pada kemampuannya menempatkan kepentingan negara dan supremasi konstitusi di atas kewajiban politik kepada siapa pun.
Prabowo terancam tidak bisa husnul khatimah dalam mengakhiri perjalanan kekuasaannya. Jika Faust menghadapi godaan untuk mempertahankan kenikmatan duniawi dengan harga yang mahal, Prabowo juga menghadapi godaan untuk mempertahankan kekuasaan dengan kompromi yang mengorbankan prinsip dan kemandirian.
Sejarah tidak menilai seorang presiden bagaimana ia memperoleh kekuasaan. Sejarah akan mencatat bagaimana ia menggunakan dan mempertanggungjawabkannya.
Prabowo tidak punya waktu panjang untuk menyelamatkan dirinya. Ia harus berhitung dengan cermat dan memutuskan perjanjian dengan setan itu segera. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: