Israel Terancam Konflik Sipil, Laporan Rahasia CIA Ungkap Risiko Perpecahan Internal
Perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato dalam Sidang Umum PBB di New York, 24 September 2026.--UN Web TV
Dimensi lain yang disebut dalam pemberitaan tersebut adalah memburuknya citra Israel di sebagian masyarakat internasional dan perubahan pandangan terhadap negara itu di Amerika Serikat.
Selama ini, Washington menjadi salah satu penopang utama kemampuan militer dan diplomasi Israel. Dukungan tersebut memiliki arti strategis bagi Israel, terutama ketika negara itu menghadapi konflik berkepanjangan di kawasan.
BACA JUGA:Iran-Israel Berperang Lagi! Pabrik Petrokomia Iran Dihajar Rudal
Drop Site News juga mengutip sumber intelijen AS yang menyebut adanya peningkatan kejengkelan di sebagian lingkungan intelijen dan militer Amerika terhadap besarnya sumber daya politik dan militer yang digunakan untuk menopang Israel.
Perubahan pandangan publik AS dapat menjadi tantangan politik dalam jangka panjang. Jika dukungan terhadap Israel semakin diperdebatkan di dalam negeri Amerika, pemerintah AS mungkin menghadapi tekanan lebih besar dalam menentukan kebijakan bantuan militer dan hubungan bilateral.
Meski demikian, laporan tersebut tidak membuktikan bahwa Amerika Serikat akan menghentikan dukungannya kepada Israel. Persoalan yang disoroti adalah kemungkinan melemahnya dukungan politik serta dampak potensialnya terhadap posisi strategis Israel.
Dengan demikian, hubungan AS-Israel tetap perlu dilihat berdasarkan keputusan kebijakan yang nyata, bukan semata-mata berdasarkan penilaian atau pernyataan sumber yang dikutip dalam laporan media. (*)
*) Mahasiswa Magang Prodi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: disway