Ragam Bahasa Baju Mahfud MD, Mulai Islam Nusantara, Sampai Kemeja Bekas “Prank” 2019

Kamis 19-10-2023,14:45 WIB
Reporter : Taufiqur Rahman
Editor : Taufiqur Rahman

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Calon wakil presiden (Cawapres) dari koalisi partai pimpinan PDIP Mahfud MD punya berbagai pesan yang ingin disampaikan lewat bahasa baju yang ia kenakan selama proses deklarasi hingga pendaftaran ke KPU.

Pada deklarasi pasangan capres-cawapres di Kantor DPP PDIP Rabu, 18 Oktober 2023, Mahfud memakai kemeja lengan panjang berwarna hijau dengan hiasan akses batik yang menyelempang dari bahu kiri ke dada, hingga menutupi hampir seluruh perut. 

Dalam sebuah sesi wawancara dengan stasiun TV Swasta, Mahfud menceritakan soal pilihan baju nya tersebut. 

Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati sempat meminta Mahfud untuk memakai baju berwarna putih. Dipadu dengan capres Ganjar yang memakai baju merah, akan menjadi merah-putih. 

BACA JUGA:Kemeja Putih Mahfud MD Bekas “Prank” Cawapres 2019 Akhirnya Terpakai Daftar ke KPU, Dititipkan ke Ibunya di Pamekasan

Namun, Mahfud punya ide lain. “Saya bilang ke bu Mega, bu, saya ini kan mewakili kelompok Islam, kalau ibu nasionalis. Biar saya pakai baju hijau saja,” tuturnya. 

Mega pun kata Mahfud tidak keberatan. Jadilah pada deklarasi tersebut Mahfud memakai kemeja hijau dengan aksen batik. 

“Warna hijau diidentikkan dengan Islam. Terutama NU karena saya orang NU. Kemudian batik ini menunjukkan Nusantara. Jadi Islam Nusantara, kira-kira begitu,” papar Mahfud.   

Namun, menjelang siang hari esoknya, 19 Oktober 2023, Mahfud tampil bersama ganjar dengan paduan baju yang tidak biasa. Yakni Hitam dan Putih. 

Kedua warna tersebut selain adalah bahasa Mahfud, juga bahasa Ganjar untuk menegaskan apa yang ia sampaikan berkali-kali pada pidato deklarasi sehari sebelumnya. 

BACA JUGA: Daftar ke KPU, Mahfud MD: Ada Pesan Tuhan di Kemeja Putih

“Pemerintahan yang akan datang harus bekerja lebih keras lagi dalam penegakan hukum yang adil, tegas, benar dan salah, hitam dan putih, tidak ada lagi yang abu-abu,” kata Ganjar dalam pidatonya.

Di halaman KPU pun, Ganjar memberikan jawaban yang sama saat ditanya makna baju yang ia kenakan. “Hitam putih, biar tidak ada lagi yang abu-abu,” katanya. 

Sementara kemeja Mahfud MD sendiri berwarna putih juga menyimpan kisah yang tak kalah menarik. Baju tersebut sedianya akan ia pakai mendaftar ke KPU menjadi cawapres Jokowi pada Pilpres 2019. 

Namun, pendaftaran itu tidak jadi karena pada menit-menit akhir, Mahfud MD batal menjadi cawapres Jokowi digantikan oleh Ma’ruf Amin. 

Kategori :