Sah! Akhirnya PBB Berhasil Cetuskan Resolusi Gencatan Senjata di Gaza meski AS Menolak

Rabu 13-12-2023,08:13 WIB
Reporter : Salsa Amalika
Editor : Heti Palestina Yunani

HARIAN DISWAY - Dewan Majelis Umum PBB akhirnya berhasil mengesahkan resolusi gencatan senjata yang diusulkan Mesir pada 13 Desember 2023. 

Hasil keputusan tersebut diputuskan setelah 153 negara mendukung resolusi, sementara 23 negara lainnya memilih abstain, dan 10 sisanya menolak, termasuk AS. 

“Berdasarkan hasil tersebut, menanggapi bencana situasi kemanusiaan di Jalur Gaza dan penderitaan warga sipil di Palestina. Kami mengadopsi resolusi yang diajukan Timur Tengah dan menuntut gencatan senjata kemanusiaan di Gaza segera,” tulisnya. 

Selain keputusan gencatan senjata, Israel dan Hamas juga dituntut untuk mematuhi hukum internasional. Kedua belah pihak harus membebaskan seluruh tawanan segera dan tanpa syarat. 


Hasil keputusan PBB diputuskan setelah 153 negara mendukung resolusi gencatan di Gaza, sementara 23 negara lainnya memilih abstain, dan 10 sisanya menolak, termasuk Amerika -UN-

Keputusan PBB tersebut resmi disahkan, usai usulan resolusi 377 yang diajukan Mesir, berhasil mendapatkan suara mayoritas dari seluruh negara dewan Majelis Umum yang hadir. 

BACA JUGA:Zara Cabut Iklan yang Dianggap Hina Korban Gaza Setelah Ancaman Boikot: Itu Kesalahpahaman

Mesir telah berusaha keras untuk mengajukan resolusi tersebut, untuk melawan AS yang menggunakan vetonya untuk menolak adanya gencatan senjata, dalam sidang darurat yang diusulkan oleh Sekretariat Jenderal PBB António Guterres melalui Pasal 99 pada 2 hari sebelumnya. 

Meski demikian, AS rupanya tidak berubah pikiran sedikitpun. Dalam sidang darurat untuk membahas peperangan di Gaza kali ini, AS tetap memilih untuk menolak terjadinya gencatan dan bersikeras mendukung Israel melancarkan agresinya. 


Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas Greenfields mengajukan amandemen resolusi untuk melenyapkan Hamas dan meminta seluruh tawanan Hamas dibebaskan pada 13 Desember 2023 -UN-

AS dan negara sekutunya, Austria juga bahkan mengajukan amandemen resolusi gencatan untuk melawan kembali keputusan sidang. Karena menurut mereka, resolusi tersebut hanya akan menguntungkan Hamas dan merugikan Israel. 

“Amerika Serikat mengusulkan amandemen terhadap hal tersebut. Kami dengan tegas menolak dan mengutuk kekejaman yang dilakukan Hamas. Kami mendesak semua anggota untuk memilih ya dan menyatakan bahwa apa yang terjadi pada tanggal 7 Oktober tidak dapat ditoleransi. Titik,” ujar Dubes AS Linda Thomas Greenfields. 

Amandemen tersebut berisi permintaan bahwa setiap anggota Hamas harus ditangkap dan seluruh korban yang diculik Hamas pada 7 Oktober 2023 wajib dilepaskan. 


Duta Besar Austria untuk PBB Alexander Marschik mengajukan amandemen untuk melenyapkan Hamas dan meminta seluruh tawanan Hamas dibebaskan pada 13 Desember 2023 -UN-

BACA JUGA:Mesir Pakai Resolusi 377 (V) untuk Desak Gencatan Senjata di Gaza, Apa Isinya?

Kategori :