Universitas NU Yogyakarta Bangun Kampus Teknologi Islam Masa Depan, Dilengkapi Jokowi Tower dan MBZ Tower

Minggu 28-01-2024,21:03 WIB
Reporter : Diana Febrian Dika
Editor : Taufiqur Rahman

HARIAN DISWAY - Tepat pada puncak Harlah ke-101 Nahdlatur Ulama (NU), Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta akan memulai pembangunan Gedung Kampus Masa Depan Mohammed Bin Zayed (MBZ) College for Future Studies (CFS).

MBZ CFS sendiri adalah unit pendidikan setingkat fakultas yang berada di bawah naungan UNU Yogyakarta, dengan mengusung visi yaitu mengintegrasikan masyarakat global melalui pengembangan teknologi, ekonomi pengetahuan yang kompetitif, dan nilai inklusif yang diilhami oleh nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin

MBZ CFS memiliki empat program unggulan, yakni Institute for Future Scenario, Lab for Future Technology, Academics for Future Sciences and Skills (baik degree dari jenjang sarjana hingga doktoral maupun non-degree), dan Creative Powerhouse for Future Ethics and Values Literacy. 

BACA JUGA:PP Muhammadiyah Desak Jokowi Cabut Pernyataan Presiden Boleh Kampanye dan Memihak di Pilpres 2024

Kemudian, ada enam bidang keilmuan yang akan dikembangkan yakni Islam and The Future, Multicultural Society and Tolerance, Biotechnology and Healthcare, Digital World, Design and Creative Industry, serta Future Planet and Sustainability.


Rektor UNU Yogyakarta Widya Priyahita Pudjibudojo-LTN PBNU-

Pengembangan bidang-bidang baru melalui cara-cara baru seperti yang dilakukan MBZ CFS ini diharapkan dapat menginspirasi lembaga pendidikan lain untuk terus berinovasi dalam menciptakan dunia yang lebih baik

Rektor UNU Yogyakarta Widya Priyahita Pudjibudojo menyampaikan, pembangunan gedung tersebut adalah hasil kerja sama PBNU dengan Uni Emirat Arab (UEA) yang sudah diteken sejak pertengahan 2022 lalu.

BACA JUGA:Rangkaian Harlah ke-101 NU Digelar di Yogyakarta Mulai Hari Ini

Selain untuk mengembangkan peradaban Islam di tengah perubahan dunia yang cepat dan radikal, tujuan pembangunan gedung ini juga sebagai aksi nyata turut terlibat dalam penanganan masalah-masalah kontemporer dengan pendekatan yang inovatif.

Lebih lanjut, Widya memaparkan, pembangunan gedung ini merupakan ikhtiar kedua negara dalam mencetak talenta berdaya saing global dengan bekal keilmuan dan ketrampilan yang relevan sekaligus simbol persahabatan Indonesia dan UEA yang erat dan berkelanjutan. 

“Simbolisasi ini semakin kuat dengan hadirnya twin tower yang terdiri dari Jokowi Tower dan MBZ Tower,” papar Widya.

BACA JUGA:Erick Thohir Tanggapi Penonaktifan Dirinya dari PBNU: Ingin Fokus Dukung Prabowo-Gibran

Adapun kerjasama PBNU dan UEA dalam membangun College of Future Studies di UNU Yogyakarta ini telah ditandatangani pada Jumat (1/7/2022) lalu, di Istana Al-Shatie, Abu Dhabi.

Penandatanganan ini dilakukan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dan perwakilan Universitas Kemanusiaan Mohammed Bin Zayed dan disaksikan Presiden Joko Widodo dan Presiden Mohammed bin Zayed Al-Nahyan (MBZ).

Kategori :