Saya percaya bahwa dengan adopsi teknologi tersebut, platform digital dapat lebih efektif dalam menangani masalah hak cipta.
Pendidikan digital dan kesadaran mengenai hak cipta juga tidak kalah penting. Menumbuhkan literasi digital akan mengurangi pelanggaran yang tidak disengaja dan mendorong hubungan yang lebih sehat antara kreator dan pengguna.
Dalam hal ini, kampanye edukasi menjadi investasi penting yang dapat mengurangi risiko hukum sekaligus meningkatkan reputasi perusahaan (Gao, 2023).
KESIMPULAN
Pelanggaran hak cipta di era digital adalah tantangan besar yang memengaruhi berbagai sektor bisnis.
Namun, melalui regulasi adaptif, teknologi canggih, dan kolaborasi antara semua pemangku kepentingan, isu itu dapat diubah menjadi peluang untuk menciptakan ekosistem digital yang lebih inovatif dan berkelanjutan.
Perusahaan yang mampu mengelola hak cipta dengan baik tidak hanya akan menghindari konflik hukum, tetapi juga mendapatkan keunggulan kompetitif yang signifikan di pasar global. (*)
*) Calvin Chandoko adalah mahasiswa Prodi Bisnis Manajemen, Universitas Ciputra Surabaya.