Zulkipli menyatakan, pada Januari 2025, produksi padi diperkirakan mencapai 0,38 juta ton GKG.
”Potensi produksi padi pada Januari-April 2025 diprediksi mencapai 4,80 juta ton GKG, naik 18,68 persen dari periode yang sama di 2024,” ujarnya.
Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, dan Jember diproyeksikan menjadi wilayah dengan produksi padi tertinggi pada awal 2025. Sementara itu, Kota Mojokerto, Kota Batu, dan Kota Pasuruan diperkirakan menjadi wilayah dengan produksi terendah. (*)