8 Tradisi Rasulullah Saw dalam Menyambut dan Merayakan Idulfitri

Minggu 30-03-2025,18:00 WIB
Reporter : Fella Audita Julistya*
Editor : Heti Palestina Yunani

Mengenakan pakaian terbaik tidak harus berarti pakaian baru, tetapi yang penting adalah bersih, rapi, dan pantas. Selain itu, memakai wewangian juga dianjurkan bagi kaum laki-laki sebagai bagian dari adab dalam menyambut hari raya.

4. Makan sebelum berangkat salat Id


Selain mengikuti sunnah, mengonsumsi buah kurma saat berbuka juga memiliki berbagai manfaat kesehatan yang luar biasa. --freepik

BACA JUGA: 6 Fakta Seputar Idulfitri yang Perlu Diketahui

Berbeda dengan Iduladha, Rasulullah Saw menganjurkan untuk makan terlebih dahulu sebelum melaksanakan salat Idulfitri. Biasanya, beliau mengonsumsi beberapa butir kurma dalam jumlah ganjil.

"Adalah Rasulullah Saw tidak pergi untuk melaksanakan sholat Idulfitri sampai beliau memakan beberapa butir kurma. Beliau memakannya dalam jumlah ganjil." (HR. Bukhari)

Hal ini menjadi simbol bahwa Idulfitri adalah hari berbuka, yang menandai berakhirnya kewajiban puasa Ramadan.

BACA JUGA: Amalan Sunah yang Dianjurkan saat Idulfitri untuk Memperoleh Kebahagiaan

5. Berjalan kaki ke tempat salat dan pulang lewat jalan berbeda

Salah satu kebiasaan Rasulullah Saw yang unik adalah berjalan kaki menuju tempat salat Id dan memilih rute yang berbeda saat pulang.

Diriwayatkan dalam hadis, "Nabi Saw berangkat ke tempat salat Id melalui satu jalan dan pulang melalui jalan yang lain." (HR. Bukhari)

Para ulama berpendapat bahwa hikmah dari kebiasaan ini adalah agar lebih banyak orang yang ditemui, menyebarkan salam, dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat yang lebih luas.

BACA JUGA: Mengapa Tanggal Idulfitri Berubah Setiap Tahun?

6. Melaksanakan salat Idulfitri di tanah lapang


Salat Idulfitri memiliki hukum sunah muakkadah atau hal-hal yang sangat dianjurkan untuk dilakukan. --Pinterest

Rasulullah Saw lebih sering melaksanakan salat Id di tanah lapang (musalla) dibandingkan di masjid. Kecuali jika ada halangan seperti hujan, beliau akan melaksanakannya di dalam masjid.

Sebagaimana disebutkan dalam hadis, "Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa keluar menuju mushalla (tanah lapang) pada hari Idulfitri dan Iduladha.” (HR. Bukhari)

Salat di tempat terbuka memungkinkan lebih banyak orang untuk berkumpul dan menunjukkan syiar Islam secara lebih luas.

BACA JUGA: 9 Penyakit yang Biasanya Kambuh saat Lebaran, Kebanyakan karena Makanan

7. Mempererat silaturahmi dan saling memaafkan

Kategori :