HARIAN DISWAY - Departemen Dermatologi Venereologi dan Estetika (DVE) merayakan Dies Natalis Fakultas Kedokteran ke-71 Universitas Airlangga (Unair) Sabtu, 29 November 2025. Itu sekaligus menandai tahun ke-112 Pendidikan Kedokteran di Surabaya.
Pengabdian masyarakat dengan agenda utama sharing session tentang kesehatan kulit dan penyakit menular seksual digelar di Lapangan Marinir Bogowonto. Acara dimulai pada pukul 05.30 pagi.
Ketua Alumni Prodi DVE Unair Evy Ervianti menyatakan bahwa perayaan kali ini dikaitkan pula dengan Hari Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) Sedunia. Sebab, tanggalnya berdekatan.
“Karena tanggal 1 Desember adalah Hari AIDS Sedunia. Harapannya, semua orang lebih memahami lagi tentang masalah AIDS," papar Evy dalam sambutannya.
BACA JUGA:Diberhentikan Sepihak sebagai Dekan FK Unair, Prof Bus Berharap Ada Dialog: Saya Butuh Penjelasan
KOMUNITAS lari Ikasmada Mlaku Mlayu Bareng (IM2B) mengikuti serangkaian acara edukasi di Dies Natalis FK UNAIR ke-71. - Afif Siwi - Harian Disway
Dalam sharing session, panitia menghadirkan anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski).
Linda Astari, salah satu dokter spesialis yang hadir dalam sharing session menggugah kesadaran tentang AIDS. “Sedikit informasi dari kami nantinya juga bisa meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang infeksi penyakit menular seksual yang jumlahnya semakin meningkat," ujarnya.
Dokter spesialis kulit dan kelamin dari RSUD dr. Mohamad Soewandhie sekaligus perwakilan Perdoski, Ita Puspita Dewi, juga mengimbau masyarakat mewaspadai AIDS.
“Sekarang banyak orang yang datang berobat. Metode penularan AIDS bisa melalui cairan tubuh, darah, sampai kemaluan. Lalu, pasien harus minum obatnya seumur hidup,” imbuhnya.
BACA JUGA:FK Unair Kenalkan Program Tele-EKG, Bantu Dokter di Jayapura untuk Pembacaan Rekam Jantung
BACA JUGA:FK Unair Gaungkan Zero Bullying untuk Ciptakan Lingkungan Pendidikan Sehat
Sembari meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan, penting bagi publik untuk membuang stigma negatif terhadap penderita AIDS.
Penularan AIDS tidak mudah. Jika hanya mengobrol atau bersalaman dengan penderita tidak akan menular. Maka, tidak perlu sampai mengucilkan penderita AIDS.