BACA JUGA:Penyebab Meta AI Belum Muncul di WhatsApp
Langkah akuisisi Manus tak terlepas dari ambisi besar CEO Meta Mark Zuckerberg. Ia ingin menghidupkan kembali daya saing Meta di sektor AI komersial.
Dalam beberapa tahun terakhir, Meta dinilai tertinggal dibandingkan para rivalnya yang lebih agresif mengembangkan model dan aplikasi AI.
Pada Juni lalu, Meta bahkan melakukan investasi jumbo senilai USD14,3 miliar ke perusahaan data AI Scale AI.
Tak hanya itu, Meta juga merekrut CEO Scale AI Alexandr Wang untuk memimpin tim pengembangan proyek ambisius bertajuk “superintelligence”.
BACA JUGA:Cara Membuat Gambar Menggunakan Meta AI di WhatsApp dengan Mudah
BACA JUGA:Cara Matikan Fitur Meta AI di Android dan iOS
Dengan akuisisi Manus, Meta kini tidak hanya menambah portofolio teknologi AI. Tetapi juga mempercepat integrasi agen AI serbaguna ke dalam produk konsumen dan bisnisnya.
Langkah itu menandai fase baru persaingan AI global. Saat ini, Meta tampak siap bertarung lebih serius melawan dominasi Google dan OpenAI di era kecerdasan buatan. (*)