Pecandu Judol Bunuh Remaja di Tangerang: Problem Psikologis Pelaku

Sabtu 03-01-2026,06:20 WIB
Oleh: Djono W. Oesman

Kedua, orang yang punya riwayat trauma, pelecehan, atau pengabaian di masa kecil. Dengan begitu, judi menawarkan pelarian dari stres, depresi, dan kecemasan mereka.

Ketiga, orang yang memiliki kepribadian antisosial atau impulsif. Ia biasa berperilaku mengambil risiko.

Kasus Tangerang cocok untuk golongan nomor tiga. Pelaku sudah bermasalah (kepribadian antisosial atau impulsif). Ditambah kecanduan judol. 

Indikator impulsif, orang yang sulit menahan emosi. Mencari kesenangan sesaat. Sulit fokus: gagal menyelesaikan tugas karena mudah teralihkan atau bosan. Bertindak tanpa perhitungan jangka panjang.

Orang impulsif yang kecanduan judol, berarti dobel masalah. Akhirnya membunuh. (*)

Kategori :