Kita semua sedang duduk di atas bom waktu. Detaknya makin kencang. Memburu.
Tik. Tok. Tik. Tok.
Dan ingat. Kali ini mungkin tidak akan ada lagi telepon merah yang berbunyi. Tidak ada pembatalan serangan.
Hanya ada satu suara terakhir.
Ledakan.
Boom. (*)
*) Efatha Filomeno Borromeu Duarte adalah dosen Ilmu Politik Universitas Udayana