HARIAN DISWAY – Babak Knockout Stage M7 World Championship Mobile Legends: Bang Bang pada Rabu, 21 Januari 2026, menghadirkan kejutan besar sekaligus drama panjang. Dua pertandingan upper bracket yang digelar hari itu menjadi penentu arah turnamen, sekaligus mengubah peta kekuatan tim-tim unggulan.
Aurora PH tampil sebagai pembawa kejutan setelah mematahkan rekor sempurna Alter Ego. Sementara itu, Selangor Red Giants harus melalui pertarungan lima game yang melelahkan untuk memastikan langkah ke Upper Final.
Atmosfer pertandingan sejak game pertama terasa tegang. Setiap kesalahan kecil langsung dibayar mahal oleh lawan. Draft hero menjadi kunci, dengan sebagian besar tim mengutamakan fleksibilitas role, kontrol objektif, serta kemampuan teamfight di mid hingga late game.
Ribuan penonton di arena dan ratusan ribu penonton daring menyaksikan bagaimana satu hari pertandingan mampu mengubah narasi besar M7, dari tim tak terkalahkan hingga kebangkitan wakil Asia Tenggara lainnya.
BACA JUGA:Prediksi Pertandingan Alter Ego vs Aurora Gaming di M7 World Championship 19 Januari 2026
BACA JUGA:Alter Ego Bungkam Onic 2–0 di Knockout M7 World Championship 2026 Berakhir dengan Kejutan
Kemenangan di upper bracket bukan sekadar soal melaju lebih dekat ke grand final. Jalur ini juga berarti menghindari tekanan lower bracket yang menuntut stamina, fokus, dan konsistensi ekstra. Itulah sebabnya setiap match pada 21 Januari menjadi laga hidup-mati, bukan hanya bagi skor, tetapi juga mental para pemain.
Aurora PH Berhasil Patahkan Rekor Kemenangan Beruntun AE
AE dilumat Aurora PH pada pertandingan 21 Januari 2026 di M7 World Championship 2026. --youtube
Aurora PH vs Alter Ego (3-1) Aurora PH mencatatkan hasil paling mengejutkan hari itu dengan menaklukkan Alter Ego 3-1. Kekalahan ini menjadi yang pertama bagi Alter Ego sepanjang M7.
Aurora PH langsung tampil agresif sejak game pertama, mengandalkan tempo cepat dan kontrol area sungai untuk mengamankan turtle dan lord awal. Jungler Aurora PH menjadi motor serangan, mencatatkan rasio kill-death-assist tertinggi di dua game kemenangan mereka.
Game pertama dimenangi Aurora PH lewat snowball yang rapi. Mereka unggul objektif pada menit ke-10, lalu menutup game di bawah 15 menit.
BACA JUGA:ONIC Bungkam Team Falcons 2-1, Melaju ke Knockout Stage M7 World Championship
Alter Ego sempat bangkit di game kedua dengan draft teamfight yang lebih solid, memaksimalkan war di area sempit dan memaksa Aurora PH bermain lebih hati-hati. Namun momentum itu tidak bertahan lama.
Di game ketiga dan keempat, Aurora PH kembali menguasai permainan. Rotasi cepat dari gold lane ke mid lane membuat Alter Ego kesulitan menjaga vision.