Gaji take home pay bupatinya jauh di bawah itu.
Tanpa korupsi, para KDH tekor. Angka-angka korupsi Maidi dan Sudewo pun masih jauh di bawah modal mereka (pendapatan rutin harus Rp1,6 miliar per bulan). Kalaupun mereka bisa dapat Rp1,6 miliar per bulan, baru impas. Belum profit.
Kondisi Indonesia itu mirip dengan negara-negara miskin Afrika.
Dikutip dari The Conversation, 21 Juni 2022, berjudul Want to run for office in Kenya? Here’s how much it’ll cost you, karya Prof Karuti Kanyinga. Atau, Kanyinga diwawancarai The Conversation.
Kanyinga adalah pemimpin riset di Institute for Development Studies (IDS), University of Nairobi. Ia sangat paham biaya politik di Kenya. Ia ahli tata kelola dan pembangunan Kenya.
Konstitusi Kenya mengatur pemilihan presiden dan 47 gubernur untuk memimpin lembaga eksekutif di tingkat nasional dan daerah. Selain itu, dipilih anggota legislatif: 47 senator, 290 anggota parlemen, dan 1.450 anggota dewan daerah.
Persaingan untuk jabatan-jabatan itu sangat ketat, tidak hanya antarpartai, tetapi juga antarindividu dalam satu partai; dan makin banyak uang yang dikeluarkan seorang kandidat, makin tinggi peluangnya untuk memenangkan kursi.
Berapa biaya untuk memenangkan kursi legislatif?
Kanyinga: Studi kami, berdasar diskusi dan wawancara dengan informan kunci dari seluruh negeri, memperkirakan bahwa seorang kandidat tahun ini (2022) menghabiskan sekitar 39 juta shilling Kenya (kira-kira USD390.000) rata-rata untuk memenangkan kursi senat dalam pemilihan 9 Agustus 2022.
Jumlah tersebut tidak termasuk dukungan yang mungkin didapatkan kandidat dari partai politik yang mensponsorinya.
Rata-rata dibutuhkan USD350.000 untuk memenangkan kursi serupa pada tahun 2017. Kenaikan biaya 12,3 persen antara tahun 2017 dan 2022 disebabkan meningkatnya biaya hidup dan inflasi secara umum.
Kenya punya 47 kabupaten, yang berarti senator yang berhasil terpilih akan menghabiskan total 1,8 miliar shilling (USD18 juta) untuk memenangkan kursi mereka.
Untuk berhasil memenangkan kursi perwakilan perempuan, seorang calon membutuhkan USD240.000 tahun 2022. Atau, 4,8 persen lebih tinggi daripada USD228.000 pada 2017. Parlemen Kenya memiliki 47 perwakilan perempuan, yang berarti total pengeluaran kandidat yang berhasil melebihi USD11 juta.
Pastinya, pendapatan para pejabat publik itu, total selama lima tahun masa jabatan, masih jauh di bawah biaya modal. Dan, tidak mungkin mereka mau tekor. Maka, cuma ada satu jalan: korupsi. Kondisi Kenya sama dengan di Indonesia.
Jadi, para KDH sebenarnya ”berjudi politik”. Mereka pasang taruhan besar, untuk berharap dapat kembalian lebih dari modal. Mereka berakrobat. Bagai pemain sirkus memainkan flying trapeze. Jika sial, bisa jatuh, kena OTT.
Dari ribuan KDH di Indonesia, cuma ratusan yang ditangkap KPK. Masih ribuan koruptor lagi, tak mampu ditangkap KPK. Sangat parah. (*)