Data Tak Berbohong: Mesin V4 Yamaha Kehilangan Tenaga di Sepang

Rabu 11-02-2026,16:15 WIB
Reporter : Bagus Aji
Editor : Salman Muhiddin

HARIAN DISWAY - Fabio Quartararo menyelesaikan tes Sepang 2026 dengan mesin V4 baru Yamaha dalam kondisi jari patah, tetapi hasil di lintasan justru menimbulkan tanda tanya besar. Kecepatan tertinggal, sektor lintasan lurus bermasalah, dan evaluasi jujur ​​sang juara dunia 2021 menegaskan satu hal: proyek M1-V4 masih jauh dari kata siap menantang dominasi Ducati.

Satu-satunya hal positif bagi Fabio Quartararo adalah fakta bahwa pembalap Prancis itu mampu menyelesaikan dua hari pengujian dengan mesin V4 baru dalam sesi Shakedown, ditambah hari pertama tes resmi, meskipun ia mengalami cedera patah jari setelah tergelincir di Tikungan 5.

Namun, kabar buruknya terletak pada penilaian suram Quartararo terhadap daya saing motor baru tersebut. Bahkan sebelum masalah teknis membuat Yamaha M1 absen, juara dunia 2021 itu sudah merasakan versi terbaru V4 masih “sangat jauh” dari para pesaingnya.

Quartararo menutup hari pertama tes resmi di Sepang di posisi kesembilan tercepat, tertinggal 0,851 detik dari juara dunia bertahan Ducati, Marc Marquez.

Sepanjang karirnya di MotoGP, Quartararo selalu mengendarai Yamaha bermesin Inline-4. Oleh karena itu, ia membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi dengan karakter mesin V4.

"Ya, saya langsung merasakan mana harus mengubah gaya balap dan beradaptasi dengan cara yang berbeda. Tapi saya pikir V4 kami juga tidak sepenuhnya sama dengan yang lain," katanya, sebelum menyebutkan sejumlah kekurangan teknis.

“Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, terutama dalam hal kemampuan menikung, traksi, elektronik, cengkeraman, dan tenaga. Jadi masih banyak yang perlu disesuaikan,” tambahnya.

BACA JUGA:Marc Marquez Ungkap Cara Membaca Musim MotoGP dari Sepang

BACA JUGA:MotoGP 2026 Mulai Terbaca, Trio Marquez-Bagnaia Dominasi Simulasi Sepang

Quartararo juga mengakui belum memiliki cukup waktu dalam lintasan untuk benar-benar memahami posisi berkendara dan performa Yamaha V4 dibandingkan para pesaing, karena jumlah putaran yang ia jalani masih terbatas.

Sementara itu, pada hari pengujian ketiga di Sepang, Alex Rins menjadi pembalap Yamaha M1-V4 tercepat dengan menempati posisi ke-14, tertinggal 1,178 detik dari Alex Marquez (Gresini Ducati).

Jika keunggulan setengah detik Quartararo atas Rins pada hari pertama tes 2026 berlanjut hingga hari terakhir, pembalap Prancis itu diperkirakan akan berada di peringkat delapan dengan selisih sekitar 0,7 detik dari Alex Marquez.


Fabio Quartararo (20), saat menguji motor M1-V4 dengan aero body terbaru, saat pengujian Sepang 3 Februari 2026--Twitter Swinxy @Swinxy

Catatan waktu tersebut menempatkan Quartararo sekitar 0,5 detik di belakang lap terbaik Aprilia milik Marco Bezzecchi, 0,2 detik di belakang catatan terbaik Honda milik Joan Mir, namun sedikit lebih cepat dari waktu terbaik KTM milik Pedro Acosta.

Lap terbaik Rins, 1 menit 57,580 detik, lebih lambat 0,8 detik dibandingkan catatan Quartararo 1 menit 56,724 detik pada pengujian di tempat yang sama tahun lalu, ketika Yamaha masih menggunakan mesin Inline-4.

Kategori :