SURABAYA, HARIAN DISWAY - Memasuki pukul 11.30 WIB, restoran Le Brassa mulai didatangi pengunjung. Mereka ingin mencicipi hidangan ala Western-French.
Bertempat di lantai 1 Lobby Universitas Ciputra (UC), Le Brassa tampil dengan interior dan menu khas di tengah kampus.
Restoran itu merupakan proyek implementasi mata kuliah Ilmu Bisnis Kuliner. Dikerjakan oleh para mahasiswa semester 6 Program Studi Culinary Business.
Dosen Culinary Business sekaligus koordinator proyek restoran Hari Minantyo, S.Pd., M.M., menyebut bahwa program itu dirancang untuk melatih para mahasiswa.
"Bertujuan untuk membentuk kemandirian mahasiswa secara utuh. Yakni melalui pengalaman operasional yang komprehensif," ungkapnya.
Suasana para pengunjung di Le Brassa saat peak hour pukul 12.00 WIB-Adinda Rahmatanti-
Ia menjelaskan bahwa kurikulum itu merupakan integrasi dari berbagai mata kuliah. Semuanya telah ditempuh para mahasiswa pada beberapa semester sebelumnya.
Kristian Agung Nugraha, S.Si., M.Par., salah seorang dosen Culinary Business, menyampaikan, "Kelak di real industry, mahasiswa sudah memiliki experience atau pengalaman yang didapatkan dari sekarang."
Para mahasiswa pun menerapkan sistem pembagian kerja yang unik. Setiap dua minggu sekali, mereka melakukan rotasi peran pekerjaan.
BACA JUGA:5 Perbedaan Restoran Fine Dining dengan Casual Dining
Setiap individu dapat memperoleh pengalaman di tiga divisi utama. Yakni main kitchen, pastry, serta service.
Hal itu bertujuan agar mahasiswa tidak hanya ahli dalam satu bidang. Tetapi juga memahami alur kerja di setiap divisi. Mulai proses memasak hingga komunikasi dengan pelanggan secara langsung.