“Datanglah merayakan hidup saya,” tulis seorang pria dalam undangan yang ia kirimkan untuk hari terakhirnya di dunia.
Dengan undang-undang itu, penyedia jasa kematian pun makin beragam layanannya. Mereka bisa menggelar upacara di taman, di pondok tepi danau, atau di atas perahu. ’’Bisa juga pergi ke hotel atau menyewa Airbnb,” kata Mathieu Baker, pemilik rumah duka di Quebec.
Ia mengingat seorang perempuan yang meminta menonton film horor untuk terakhir kalinya sebelum wafat. Yang lain memilih menikmati beberapa gelas bir dan rokok terakhir. “Itu momen yang sangat indah. Sangat kuat,” katanya.
Ya, kematian memang tak terhindarkan. Dan warga Kanada memilih untuk tahu hari kematiannya agar bisa bersiap. Meninggalkan kenangan indah bagi orang-orang tercintanya… (*)