Dengan pelaksanaan yang tersebar di banyak titik, festival itu memberikan kesempatan bagi masyarakat di berbagai desa untuk terlibat langsung, baik sebagai peserta maupun penyelenggara. Hal tersebut sekaligus memperkuat peran komunitas lokal dalam menjaga keberlanjutan tradisi.
Penyelenggaraan yang berlangsung selama delapan hari itu diharapkan terus menjadi momentum pelestarian budaya sekaligus penggerak sektor pariwisata daerah. (*)