Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik Mujid Riduan terus mendorong pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan olahraga. Salah satunya diwujudkan lewat Tournament Penalty Kick Piala Wakil Ketua DPRD Gresik yang digelar di Gelora Akor Muda (GAM) Domas, Kecamatan Menganti, Minggu, 9 Agustus 2026.
TURNAMEN tersebut adalah bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus HUT ke-3 GAM Domas. Sebanyak 32 tim dari sekolah sepak bola (SSB), komunitas pencinta sepak bola, hingga pemain legend ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Mujid mengatakan, kegiatan olahraga masyarakat tidak semata-mata ditujukan untuk mencari juara. Lebih dari itu, kompetisi dapat menjadi ruang untuk menyalurkan bakat, membangun kebersamaan, sekaligus mempererat silaturahmi antarmasyarakat.
“Ini adalah ajang silaturahmi para penggemar sepak bola di Kabupaten Gresik. Kami juga peduli terhadap sepak bola Gresik. Dengan banyaknya SSB yang ada, mereka perlu wadah untuk berkompetisi,” kata Mujid kepada Harian Disway.
BACA JUGA:DPRD Gresik Sepakati Perubahan Anggaran APBD 2026: Rasionalisasi untuk Pelayanan Publik
BACA JUGA:Komisi III DPRD Gresik Pastikan Peningkatan Jalan Bungah Sesuai Spesifikasi
Antusiasme masyarakat terhadap turnamen tersebut cukup tinggi. Format pertandingan dibuat berbeda dari sepak bola konvensional. Peserta tidak menjalani pertandingan penuh selama 90 menit. Mereka langsung beradu ketepatan melalui eksekusi tendangan penalti. Setiap tim terdiri atas lima pemain dan satu kiper.
Menurut Mujid, format tersebut dipilih dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan kenyamanan peserta. Adu penalti dinilai dapat menjadi langkah awal untuk membangun tradisi kompetisi sepak bola masyarakat dalam suasana yang aman dan kondusif.
“Kalau sepak bola rata-rata gesekannya luar biasa. Untuk tahap awal, kami selenggarakan penalty kick dulu. Kalau situasi aman dan kondusif, insya Allah ke depan kami akan menggelar turnamen resmi dengan berkoordinasi bersama PSSI Kabupaten Gresik,” jelasnya.
Kompetisi tersebut juga mempertemukan peserta dari berbagai wilayah. Selain tim-tim lokal Gresik, terdapat peserta dari luar daerah, termasuk komunitas dan SSB dari Pakal, Surabaya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik Mujid Riduan menyerahkan langsung trofi dan hadiah kepada para juara.-Dok. Mujid Ridwan-
Di tingkat lokal, sejumlah tim seperti Komunitas Legend Gresik A dan B, Nusa Gemilang, serta tuan rumah Akor Muda turut ambil bagian. Kehadiran pemain muda dan senior membuat turnamen tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga ruang perjumpaan lintas generasi.
Persaingan berlangsung hingga babak akhir. SSB Nusa Gemilang dari Kecamatan Kedamean keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua ditempati Bintang Sembilan dari Kecamatan Benjeng. SS FC meraih juara ketiga, sedangkan Bebek Balap dari Desa Domas, Kecamatan Menganti, menempati posisi keempat.
Mujid menyerahkan langsung trofi dan hadiah kepada para juara. Juara pertama mendapatkan hadiah Rp2 juta dan trofi, juara kedua Rp1,2 juta dan trofi, sedangkan juara ketiga dan keempat masing-masing memperoleh Rp700 ribu dan trofi.
“Selamat kepada para juara. Semoga prestasi ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga,” ujar Mujid.