Bicara Masa Depan Bisnis, David George Halsamer Tekankan Pentingnya Data dan AI

Jumat 16-10-2026,12:23 WIB
Reporter : Guruh Dimas Nugraha
Editor : Guruh Dimas Nugraha

Karena itu, perusahaan perlu membaca berbagai indikator secara bersamaan. Mulai dari sumber kedatangan pelanggan, biaya mendapatkan pelanggan, tingkat konversi pembelian, margin keuntungan, hingga kemungkinan terjadinya pembelian ulang.

BACA JUGA:Febrie Adriansyah Buka Suara soal Isu Kafe D'Clan, Tegaskan Tak Terkait Bisnis di Cipete

BACA JUGA:Pegadaian Perkuat Strategi Bisnis Lewat Sales Town Hall 2026

Data transaksi, pertanyaan pelanggan, keluhan, tren pencarian, dan perubahan perilaku pasar juga dapat digunakan untuk menguji asumsi serta membaca peluang baru.

Menurut David, data bukan pengganti intuisi. Melainkan instrumen untuk mempertajam penilaian dan mengurangi keputusan yang hanya didasarkan pada dugaan. Penggunaannya tetap harus memperhatikan privasi dan kepercayaan pelanggan.

Visi Membangun Bisnis

Melalui Halsamer Labs yang diinisiasi olehnya, David ingin membantu perusahaan mengatasi persoalan yang menghambat pertumbuhan.

Seperti informasi yang tersebar, alur kerja yang tidak terhubung, serta pengambilan keputusan yang terlalu bergantung pada pemilik usaha atau individu tertentu.

BACA JUGA:Mahasiswa PAP Unesa Belajar Etika Bisnis dan Table Manner di Hotel Movenpick

BACA JUGA:Capaian Impresif BSI Surabaya: Pertumbuhan Bisnis Emas Tembus 92,57 Persen

Dalam banyak perusahaan, data penjualan tersimpan di satu sistem, komunikasi pelanggan berada di tempat lain.

Sedangkan pengetahuan operasional hanya tersimpan dalam ingatan anggota tim. Kondisi tersebut dapat memperlambat respons dan menyulitkan perusahaan membangun sistem kerja yang konsisten.

Ia mengarahkan untuk mengembangkan pendekatan Agentic AI for Business. Dengan menghubungkan analisis bisnis, integrasi data, otomatisasi, dan strategi pemasaran.


Dunia kerja 2026 bergerak cepat seiring meluasnya penggunaan agentic AI. Peran manusia pun bergeser, dari pelaksana teknis menjadi pengawas sistem.-Prachi singhal-Pinterest

Pendekatan itu dimulai dengan memahami persoalan bisnis, mengidentifikasi hambatan utama, lalu menerapkan teknologi pada bagian yang berpotensi memberikan manfaat terukur.

BACA JUGA:CEO Xbox Akui Bisnis Konsol Sedang Tidak Sehat, Eksklusif Jadi Solusi

BACA JUGA:Konsulat Jenderal RRT Turut Perkuat Jejaring Bisnis Generasi Muda Tionghoa Surabaya

Kategori :