Mengenal Entrepreneurs' Organization (4): Untuk Varuna, Dietmar Libatkan Legenda Surfing Maurice Cole

Mengenal Entrepreneurs' Organization (4): Untuk Varuna, Dietmar Libatkan Legenda Surfing Maurice Cole

Dietmar menunjukkan papan surfing yang didesain Maurice Cole dengan ciri khas ada logo kaki. -BOY SLAMET-Harian disway-

Dietmar Duittelux benar-benar belajar dari nol selama menerima proyek dari Varuna. Ia memang memiliki pengalaman puluhan tahun di industri mebel. Namun, membuat papan surfing sama rumitnya dengan membuat gitar. Semua peralatan di pabriknya tak bisa dipakai. 

SETELAH proses penelitian dan pengembangan yang menghabiskan jutaan dolar, papan selancar buatan Dietmar akhirnya sudah dipasarkan. “Baru mulai,” katanya, Selasa, 28 Juni 2022.

Anda bisa membelinya di boardsinthebay.com. Harga jualnya USD 1.750 atau setara Rp 26 juta.  Ada yang USD 1.850 atau Rp 27,4 juta 

Di laman itu surfboard dengan tipe balsa heritage sudah ludes terjual. Tersisa tipe red hawk, red dingo, dan twin pin.

BACA JUGA:Mengenal Entrepreneurs' Organization (3): Dietmar Dutilleux Bikin Papan Surfing Paling Ramah Lingkungan

Rupanya papan selancar yang mengusung jargon From Seed to Surfboard itu diterima banyak kalangan. Semuanya pakai kayu Balsa yang ditanam dari biji di Pulau Seram, Maluku.

Kayu balsa memang belum tergantikan. Dunia sedang banyak membutuhkannya. Terutama untuk industri baling-baling pembangkit listrik tenaga angin. “Di dalam baling-baling itu ada kayu balsa,” ujar pria asal Belgia itu.


Dietmar menunjukkan kerangka dalam papan surfing buatannya.-BOY SLAMET-Harian disway-

Investor Varuna memang tak mau asal-asalan menjual produk papan selancar paling ramah lingkungan di dunia itu. Proses pencarian kayu terbaik dilakukan secara matang tiga tahun lalu.

Balsa banyak tumbuh di Kalimantan Selatan. Tapi kayu balsa di sana tidak memenuhi spesifikasi yang diinginkan. Tim peneliti pun ke Pulau Seram Maluku.

Rupanya di kawasan itu balsa tumbuh sesuai spesifikasi yang diinginkan. Curah hujan dan jenis tanahnya sangat mendukung. 

Kayu balsa yang dibuat untuk papan selancar tidak boleh terlalu lentur. Tak boleh pula terlalu keras. Hingga kini balsa dari Seram masih belum tergantikan untuk Varuna.

Mereka pun menanam sendiri kayu tersebut tanpa merusak hutan. Balsa memang pohon unik yang bisa tumbuh sangat cepat. Hanya dalam tiga hingga empat, pohon balsa bisa tumbuh sampai ketinggian 20 meter dan diameter 40 centimeter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: