Mahasiswa UM Surabaya Ajak Warga Berbisnis Teh dan Jaga Kesehatan

Mahasiswa UM Surabaya Ajak Warga Berbisnis Teh dan Jaga Kesehatan

LANSIA dan pra lansia yang mendapat pemeriksaan kesehatan oleh mahasiswa UM Surabaya.-Humas UM Surabaya-

SURABAYA, HARIAN DISWAY- Pengembangan ekonomi mandiri masih menjadi isu penting di Indonesia. Banyak warga yang menggantungkan penghasilan tambahannya dengan cara membuka usaha kecil menengah (UKM).

Itulah kemudian yang memotivasi 20 mahasiswa Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya yang tengah menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya ini. Mereka menggagas program pengembangan ekonomi baik bagi masyarakat sekitar maupun warga cabang dan ranting Muhammadiyah (PCM dan PRM) setempat.

Di sana, peserta KKN 2023 dari UM Surabaya yang tergabung dalam kelompok 39 itu, membangun bisnis UKM untuk jamaah masjid setempat: Kedai Es Teh 39, menjual produk minuman nusantara. Yaitu, teh khas mahasiswa UM Surabaya.

Pengembangan bisnis minuman tersebut dipilih karena melihat dari segi kemudahan bahan. Juga mudah dipasarkan ke masyarakat. "Produk kami siap diadu. Jamaah masjid bisa belajar. Termasuk warga sekitar musala/masjid sekitar," ujar Ketua Kelompok 39, Ina Dwianto, Selasa, 22 Agustus 2023.

BACA JUGA:UM Surabaya Terjunkan Dokter Muda ke Cianjur

BACA JUGA:Tim E-Sport Unmuh Surabaya Dihabisi Unair dalam Cabor Mobile Legend Pomprov Jatim II

Kedai Es Teh 39 besutan mahasiswa KKN kelompok 39, UM Surabaya yang diluncurkan di Kecamatan Dukuh Pakis, bakal menjadi pilot projek untuk dikembangkan ke jamaah Muhammadiyah PCM dan PRM se-Jawa Timur. Harapannya, bisa menjadi modal dan terciptanya suatu ekonomi mandiri untuk meramaikan musala/masjid.

"Selain jamaah, semoga warga sekitar bisa menduplikasi produk kami. Mari belajar ke kami untuk membuka peluang usaha es teh ala kami. Sekaligus untuk menambah penghasilan," ajak Dwi.

Menurut Dwi, dengan adanya inovasi UKM itu, masyarakat tak lagi banyak menggantungkan UKM ciptaan perusahaan (franchise). Sehingga, warga bisa memenuhi kebutuhan perekonomiannya dari karya produk yang mereka buat sendiri.

Selain pembelajaran bisnis UKM, lanjut Dwi, mahasiswa KKN kelompok 39 UM Surabaya juga menggelar berbagai kegiatan bagi masyarakat Dukuh Pakis. Antara lain, turut menyemarakkan HUT RI ke-78 dengan menggelar berbagai lomba, ngaji bersama, merawat lingkungan, hingga peduli kesehatan masyarakat. "Kami juga melakukan tes kesehatan lansia dan pra lansia bersama Kader Surabaya Hebat (KSH) dan puskesmas setempat," kata Dwi.


PERIKSA KESEHATAN warga di Dukuh Kupang yang dilakukan oleh mahasiswa UM Surabaya.-Humas UM Surabaya-

Kegiatan program peduli kesehatan itu dilakukan di Kelurahan Dukuh Kupang, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya. Program itu banyak menarik antusias warga. Sebanyak 50 orang lebih sudah dicek kesehatannya.

Sebelum menggelar tes kesehatan, mereka mengadakan seminar kesehatan bagi peserta lansia dan pra lansia tersebut. Tujuannya, menumbuhkan kesadaran kepada peserta tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat, pencegahan, serta penanganan wabah penyakit.

Kegiatan program tes kesehatan itu meliputi pengecekan gula darah, tensi darah, asam urat dan kolesterol. "Kami juga bagikan tips menjaga kesehatan melalui brosur yang kami bagikan," ujar ketua tim kesehatan KKN kelompok 39, UM Surabaya Ririn Winarti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: