Panggung Opening Ceremony Piala Dunia U-17 Digarap Wishnutama, Mau Dibuka dengan Lagu Dangdut?

Panggung Opening Ceremony Piala Dunia U-17 Digarap Wishnutama, Mau Dibuka dengan Lagu Dangdut?

Wishnutama Kusubandio-Dok. Kemenparekraf-

SURABAYA, HARIAN DISWAY— Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) bakal disulap menjadi panggung megah pada 10 November 2023. Sebab, telah ditetapkan resmi sebagai venue opening ceremony Piala Dunia U-17.

Warga Surabaya sudah tak sabar menantikannya. Apalagi, seluruh konsep upacara pembukaan itu digarap oleh pakarnya: Wishnutama Kusubandio.

Semua sudah tahu. Eks menteri pariwisata dan ekonomi kreatif itu memang tak diragukan. Kerap dipercaya sebagai konseptor ulung panggung-panggung kelas dunia.

BACA JUGA:Mantab! Stadion GBT Siap Seratus Persen, Erick Thohir Yakin Opening Ceremony Piala Dunia U-17 Terbaik Sepanjang Sejarah

BACA JUGA:Tur Trofi Piala Dunia U-17 Pecah, Erick Thohir: Surabaya yang Terbaik!

Yang tak bisa terlupa, misalnya, acara Gala Dinner KTT G20 di Bali pada November 2022. Wishnu menyulap acara jamuan makan malam itu menjadi elegan.

Yakni dengan menghadirkan kemewahan seni virtual di batu-batu Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Badung, Bali. Untuk itulah Wishnu kembali dipercaya menggarap panggung upacara pembukaan Piala Dunia U-17 di Stadion GBT nanti.

Tentu, akan ada banyak kejutan. Ketua Umum PSSI Erick Thohir membocorkan konsepnya. Bahwa acara tersebut akan mengandalkan kekuatan lokal.

“Kenapa tidak mempromosikan lagu dan artis kita? Ya, lokal semua,” kata menteri BUMN itu saat meninjau persiapan Stadion GBT, Minggu, 29 Oktober 2024. 

BACA JUGA:Sambut Piala Dunia U-17, Bola Raksasa Digelindingkan dari Siola ke Balai Pemuda

BACA JUGA:Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia Pasca G20


Ketua Umum PSSI Erick Thohir didampingi Menpora Dito Ariotedjo usai meninjau persiapan Stadion GBT, Minggu, 29 Oktober 2023-Sahirol Layeli/Harian Disway-

Erick ingin perhelatan Piala Dunia U-17 dijadikan ajang promosi semua potensi yang dimiliki Indonesia. 

Mulai dari pariwisata, kesenian, maupun kebudayaan. Sebab, inilah momen untuk mengangkat Indonesia di mata dunia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: