Waspada! Ini 5 Bahaya Anak Kecanduan Gedget dan Tips Mencegahnya

Waspada! Ini 5 Bahaya Anak Kecanduan Gedget dan Tips Mencegahnya

WASPADA! Ini 5 bahaya anak kecanduan gadget dan tips mencegahnya.-Oleksandr-Pexels

HARIAN DISWAY - Generasi Alfa mungkin menjadi generasi yang paling akrab dengan gadget. Bagaimana tidak? Mereka mendapatkan paparan teknologi modern sejak masih berusia sangat muda.

Di wilayah perkotaan, anak sudah berkenalan dengan smartphone maupun tablet sejak usianya masih di bawah setahun.

Mengenalkan gadget pada anak itu bisa didorong oleh bermacam situasi. Misalnya, orang tua terlalu sibuk. Sehingga membiarkan anak menonton film animasi di ponsel daripada bermain dengannya. Supaya tidak rewel.

BACA JUGA: 6 Tip Parenting untuk Mengatasi Anak yang Malas Belajar

Ada juga yang sengaja memberikan permainan-permainan yang mengasah kognitif di komputer. Dengan harapan anak cepat lancar membaca dan berbicara bahasa asing. Dan sering kali, cara itu berhasil. Tak sedikit anak yang bisa berbahasa Inggris berkat tontonan kartun di YouTube.

Namun, mengenalkan gadget pada anak harus dibarengi dengan pemahaman orang tua tentang efek negatif produk teknologi yang satu ini. Salah satunya, bikin kecanduan.

Padahal, kecanduan gadget pada anak-anak menimbulkan dampak fisik dan psikis yang tidak main-main. Berikut 5 bahaya yang mengancam jika anak kecanduan gadget.

BACA JUGA: Gentle Parenting, Pola Asuh yang Melibatkan Perasaan Anak, Apa Manfaatnya Ya?

BACA JUGA: Seru! Kurangi Ketergantungan Anak Pada Gadget, Kemendikbudristek Gelar Festival Permainan Tradisional

Pola Tidur Terganggu


WASPADA! Ini 5 bahaya anak kecanduan gadget dan tips mencegahnya.-Panda Security-

Bermain gadget memang mengasyikan bagi anak-anak. Mereka bisa mengakses infomasi ataupun konten-konten rekreatif. Hal ini dapat mengakibatkan ketagihan hingga lupa waktu.

Jika dibiarkan tanpa batasan, bermain smartphone akan membuat jam tidur anak terganggu. Bahkan dalam jangka panjang dapat mengakibatkan insomnia.

Jika waktu tidur tidak mencukupi kebutuhan, maka anak akan mudah mengalami gangguan kesehatan. Belum lagi efek langsung seperti mengantuk di sekolah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: www.halodoc.com