Sidang Mahkamah Internasional Dimulai, Afrika Selatan Tuduh Israel Lakukan Genosida Warga Palestina

Sidang Mahkamah Internasional Dimulai, Afrika Selatan Tuduh Israel Lakukan Genosida Warga Palestina

Adila Hassim sebagai pengacara dari perwakilan Afrika Selatan saat berpidato di Mahkamah Internasional (ICJ) pada Kamis, 11 Januari 2024. -New Maltida-

Mereka juga mengerahkan bom seberat 2.000 pon sekitar 200 kali di Gaza Selatan yang ditetapkan aman. Gaza Utara termasuk kamp-kamp pengungsi juga menjadi sasaran pemboman Israel.

“Bom dua ribu pon adalah beberapa bom terbesar dan paling merusak yang tersedia. Mereka dijatuhkan oleh jet tempur mematikan yang digunakan untuk menyerang sasaran di darat oleh salah satu tentara dengan sumber daya paling banyak di dunia,” tambah Hassim.

BACA JUGA:Bos Mekdi Sambat Bisnisnya Seret Karena Diboikot Ramai-Ramai: Ini Semua Misinformasi

Pengacara dari Afrika Selatan itu juga mengatakan bahwa Israel sebenarnya mengetahui jumlah korban jiwa yang akan timbul jika menggunakan suatu bom. 

Namun, mereka tetap saja melakukannya hingga mampu membunuh warga sipil dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya, kata Hassim.


Adila Hassim sebagai pengacara dari perwakilan Afrika Selatan dalam sidang Mahkamah Internasional (ICJ) pada Kamis, 11 Januari 2024. -New Maltida-

“Lebih dari 1.800 keluarga warga Palestina di Gaza telah kehilangan banyak anggota keluarga, dan ratusan keluarga multi-generasi telah musnah tanpa ada yang selamat – ibu, ayah, anak-anak, saudara kandung, kakek-nenek, bibi, sepupu, sering kali semuanya terbunuh secara bersamaan,” jelasnya.

“Pembunuhan ini tidak lain adalah kehancuran kehidupan warga Palestina. Hal ini dilakukan dengan sengaja. Tidak ada seorang pun yang terhindar. Bahkan bayi yang baru lahir pun tidak,” tambah pengacara itu.

BACA JUGA:Hadir di Dialog Capres Bersama Kadin, Anies Canangkan Program Satu Perekonomian

Sebagai informasi, Israel akan menghadiri sidang ICJ ini pada Jumat, 12 Januari 2024. Sesuai yang disampaikan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu, 10 Januari 2024 bahwa Israel tidak ada niatan untuk melakukan genosida.(*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: