UTBK SNBT Hari Pertama, Peserta Keluhkan Soal Matematika Sulit

UTBK SNBT Hari Pertama, Peserta Keluhkan Soal Matematika Sulit

Peserta UTBK SNBT hari pertama di Unesa sedang mematikan ponsel pintar masing-masing agar tidak mengganggu saat ujian berlangsung.-Julian Romadhon-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Hari Pertama Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2024 sudah selesai digelar, Selasa, 30 April 2024.

Tim Harian Disway mendatangi pelaksanaan UTBK SNBT di Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Tepatnya di kampus 2 yang beralamat di Jalan Raya Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya.

Salma Cahya Nadina, peserta asal Surabaya itu membagikan pengalamannya usai mengerjakan soal UTBK SNBT hari pertama. Pertama, dia merasa bersyukur bisa menyelesaikan keseluruhan tes dengan lancar.

BACA JUGA: Sempat Trouble, Begini Suasana UTBK SNBT Hari Pertama di Unesa

"Alhamdulillah lega ya. Tinggal menunggu hasil. Overall tesnya lumayan, ya. Fifty-fifty (tingkat kesulitan soal)," ucap Salma yang mengikuti tes UTBK SNBT hari pertama di Training Center Gedung Rektorat Unesa Lantai 3.

Waktu tes yang terbatas diakui membuat Salma cukup kesulitan. Apalagi saat mengerjakan soal Pengetahuan Kualitatif. Pada subtes tersebut, peserta UTBK SNBT wajib mengerjakan 15 soal dalam durasi 20 menit.

"PK (Penalaran Kuantitatif) sulit. Selain tingkat kesulitan soalnya, tantangannya juga di bagaimana cara kita membagi waktu yang terbatas itu," tambah alumni SMAN 13 Surabaya itu.

BACA JUGA: Sempat Trouble, Begini Suasana UTBK SNBT Hari Pertama di Unesa

Menurut Salma, secara keseluruhan tingkat kesulitannya lumayan. Dia juga merasa bisa memahami soal sub tes literasi dengan baik. 

"Kalau kita nggak seberapa paham sama soalnya itu cukup sulit. Di atas 50 persen, lah (kesulitannya). Tetapi nggak terlalu spaneng kok suasananya. Mungkin karena ruangannya juga dingin ya, ber-AC," kata warga Lidah Kulon, Surabaya.

Salma memilih Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Unesa sebagai pilihan pertama. Dia memang sudah mendambakan kampus dengan julukan Rumah Para Juara.

BACA JUGA: UTBK Unair Surabaya Dimulai, Rektor Jelaskan Sistem Pembobotan Penilaian

Selain karena jarak yang dekat, Salma bercita-cita menjadi seorang guru. Dia kemudian menempatkan prodi Sastra Indonesia Unesa di pilihan keduanya.


Unesa menjaga ruang UTBK SNBT 2024 tetap steril. Salah satunya dengan memasang papan pengumuman dan melarang mahasiswa mendekati ruangan tes.-Julian Romadhon-

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: