Natal dan Spirit Kemanusiaan Riyanto

Natal dan Spirit Kemanusiaan Riyanto

ILUSTRASI Natal dan Spirit Kemanusiaan Riyanto.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Kedekatan antara keluarga almarhum Riyanto dengan pihak GSJP hingga saat ini mengingatkan pada pepatah ”tak kenal maka tak sayang”. Makin kuatnya pengenalan antarumat beragama dan keyakinan akan membawa kepada kebersamaan dalam aktivitas sehari-hari. 

Hal itu secara perlahan tapi pasti akan mengikis sekat dan persepsi negatif antarumat.

Tema Natal Nasional 2024 ”Marilah Sekarang Kita Pergi ke Betlehem” (Lukas 2:15) menggambarkan tentang adanya cinta kasih dan damai sejahtera dalam kesederhanaan sekaligus keterbukaan bagi semua golongan. 

Jika dikaitkan dengan peristiwa Riyanto, semangat cinta kasih harus menjadi bagian dari hubungan antarumat di Indonesia. 

Cinta kasih akan memampukan kita memahami dan bahu-membahu antarumat dalam menghadapi tantangan global dan menyongsong dengan baik bonus demografi. Selamat Natal 2024. 

Terima kasih, Riyanto, yang sudah memberikan pelajaran berharga bagi kami tentang cinta kasih dan ketulusan. (*)

*) Dosen Sekolah Tinggi Teologi Injili Abdi Allah (STTIAA) dan pemerhati moderasi beragama.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: